Sunday, January 30, 2011

Cara membuat Kertas Notes PartII

Share & Comment
Masih seputaran hutang kami memperbaiki source image yang belum lama ini bermasalah.. postingan ini re-birth. Good day moccachino untuk semua.

Melanjutkan langkah demi langkah yang telah kita lalui sebelumnya... jiahhh!!! Kini kita telah sampai pada langkah ke Enam. Jika sahaja Agan/Sis belum atawa tidak mengikuti dari awal, ada baiknya Agan/Sis baca terlebih dulu bagian pertama dengan title Cara membuat Kertas Notes PartI dari postingan Cara membuat Kertas Notes PartII ini agar tidak terasa tersesat di kaskus wese.. :p

OK. Di langkah ini Agan/Sis tidak perlu memicingkan mata, karena gambar-gambar yang terdapat di sini kini atawa skrinsyutnya memang sengaja dibuat seperti itu ukurannya, gag lebih dari 600px width..

Jadi.. Ya silahkan di nikmati sahaja hidangannya Gan/Sis... :)


Langkah keenam

Setelah lobang tercipta, kita akan menambahkan sedikit bayangan tipis pada kertas kita. Hal ini tentunya akan menambah sisi realistis buat 'kertas' kita, dan untuk bayangannya sendiri.. seperti biasa, disesuaikan dengan ukuran kertas kita.

Langsung saja, klik kanan pada layer 'kertas' di palet Layer, pilih Blending Options, klik Drop Shadow, atur setingannya seperti gambar di bawah ;




Menjadi sepert ini..


Dong dororong dong doong doong.. (apa sii?!??!) Sekarang kita akan menambahakan garis-garis pada 'kertas' kita, garis biru dan merah seperti pada kertas folio.

Catatan : Langkah inilah yang kami maksudkan pada postingan kami di Mengenal Seleksi, terutama bagian Single Row Marquee Tool dan Single Column Marquee Tool. Baca langkah ketujuh di bawah agar pemahaman tutorial tersebut bisa kita dapat dengan mudah.


Langkah ketujuh

Klik 'tanda panah' kecil yang terletak pada sudut icon Rectangular Marquee Tool (M), di sana tersedia pilihan tambahan yakni Single Row Marquee Tool dan Single Column Marquee Tool, pilih Single Row Marquee Tool.

Buat layer baru dengan cara mengklik icon Create a new Layer yang terletak pada bagian bawah palette Layer atau untuk mudahnya (shortcut) bisa tekan Shift + Ctrl + N, namai layer baru kita ini dengan nama 'Garis'. Klik pada Workflow Single Row Marquee Tool yang tadi Agan/Sis pilih tepat seperti pada gambar di bawah ;




Beri warna pada Single Row Marquee Tool tadi dengan warna #A8D9FE, Agan/Sis bisa lakukan Zoom in (Z) pada gambar supaya mempermudah menuang warna dengan menggunakan Paint Bucket (G), lalu klik daerah terseleksi tadi, atau tanpa Zoom, jika malas memperbesar image, setelah pilih warna, lalu klik G, hajar deyh dengan kuasa Photoshop lainnya, yakni dengan menekan Alt + Backspace, ajaib bukan?!

Contohnya jelas seperti tertera pada gambar berikut ;




Perhatikan tiap layernya.. semua terpisah pada masing-masing tempatnya. Ulangi trik menambah seleksi -berikut warna- seperti pada Langkah Kelima (yang lalu, yang terdapat di Cara membuat kertas notes part I) untuk memperbanyak 'garis biru' kita menjadi seperti pada gambar di bawah ini ;




Sekali lagi kita akan menambahkan garis berikutnya, yakni garis 'merah' sebagai pembatas yang terletak pada samping kiri kertas, caranya sama seperti menambahkan garis biru tadi hanya saja kali ini Agan/Sis memilih pada key M aktif, Single Column Marquee Tool. Buat 2 buah garis merah, dan kali ini ulangi langkah kelima (menggeser kursor dengan bantuan tanda panah pada PC tanpa menekan Shift. Tanpa menekan Shift, ingat itu! TANPA!!!)




Langkah Magic lagi. Pada palet layer, bisa terlihat 3 buah layer, Background, kertas dan garis, aktifkan layer Garis, lalu arahkan kursor tepat di antara layer 1 (Agan/Sis tentunya menamakan Layer tersebut dengan nama Layer Garis bukan, hehehehe...) dengan layer kertas sambil menekan Alt... Agan/Sis akan melihat sebuah icon dengan bentuk kepala yang sedang menggunakan headset, OK, klik (kiri tentunya!).

Itu artinya semua 'bentuk' yang berada pada leyer Garis yang tidak berada di atas layer kertas (garis biru maupun garis merah yang berada di luar 'kertas') akan hilang -tertutup- dengan layer di bawahnya, yakni layer 'kertas'.




Ajaib bukan. Layer yang berada di bawah 'menutup' layer yang berada di atasnya.


Langkah kedelapan

Kita baru saja membuat Clipping Mask. Mask secara harfiah adalah topeng. Topeng yang dipergunakan untuk menutup sebuah bentuk yang tidak kita inginkan muncul pada objek editan kita.

Topeng, sesuatu, apalah bentuknya yang kita gunakan untuk meng-cover image di bawahnya, sebenarnya, image yang di cover dengan Mask tetap ada, beda dengan kita menggunakan key E atau Erase (hapus), ini hanya kita sembunyikan saja di balik Mask tadi, Mask bisa kita munculkan -biasanya- dengan warna Hitam menggunakan bantuan Brush dan sebagainya.

OK kita kembali pada kasus kita kali ini. Kita baru saja menciptakan Clipping Mask yang menutupi sisa garis pada area di luar kertas. Hal tersebut seperti yang saya bilang tadi (mengarahkan Kursor tepat diantara 2 layer hingga memunculkan Icon 'kepala menggunakan Headset' bisa Agan/Sis lakukan secara manual dengan masuk ke Menu > Layer > Create Clipping Mask, atau jika mau lebih mudah lagi (shortcut), pada layer Garis aktif, silahkan tekan Ctrl + Alt + G.




Turunkan Fill Opacity Layer 1 (yang Agan/Sis namakan dengan 'Garis' tentunya, pada layer yang kami maksudkan, kqkqkqkqqkq...) menjadi 70%.




Langkah kesembilan

Tekan B untuk mendapatkan Brush Tool, pilih model Chalk 60px yang terdapat pada kolom yang disediakan di sana (dengan mengklik 'tanda panah' kecil pada icon Brush di menu atas). Pastikan Foreground Agan/Sis berwarna Hitam.



Sebelum kita menggunakan Brush pilihan kita tadi, terlebih dulu, tambahkan pada layer 'Kertas' sebuah Layer Mask (penghapusan area tanpa menggunakan Eraser Tool (E) yang disediakan Photoshop). Hal ini bisa dilakukan dengan mengKlik icon Layer Mask yang berada pada bagian bawah palette layer (icon no3 dari kiri/bendera Jepang warna Putih, lmao!)

Ok sekarang boleh gunakan brus tadi pada bagian tepi atas maupun bawah kertas (ingat, kita menggunakan Brush tadi pada Layer Mask Thumbnail yang aktif dan bukan Layer Thumbnail dari Layer Kertas). Buat seolah Kertas tersebut disobek paksa dari NoteBook Agan/Sis :) Beres?




Untuk menambah tingkat realistik dari efek barusan, kita bisa tambahkan Layer Baru di atas Layer Garis, namakan layer tersebut Efek Putih.

Ikut sertakan Layer Efek Putih ini dengan Layer Kertas (bagian pinggirnya diselaputi layer Mask) dengan cara, masuk ke Menu > Layer > Create Clipping Mask seperti langkah kedelapan tadi. (shortcut : Ctrl + Alt + G). Ini artinya, apapun yang kita lakukan (brush dalam kasus kita kali ini) tidak akan terlihat jika kita lakukan BUKAN di atas area kertas. Lihat langsung prakteknya.




Langkah kesepuluh (terakhir)

Saya mau kertas kita tertulis sesuatu di dalamnya. Gampang! Tekan aja langsung huruf T pada kibor. Pilih huruf yang sesuai dengan kebutuhan. Di sini, saya menggunakan jenis huruf Pappo's Blues Band Official Font (kalau pada menu yang disediakan Photoshop Agan/Sis, tidak terdapat jenis font ini, bisa Agan/Sis unggah di 6raphic., weewww promosi niihh yeee, pink).

Tulis apa aja yang Agan/Sis mau... bebas, terserah! It's a free country, doods!



Viola... selesaaaaiii!!!

Akhirul Kalam,

Kita telah menyelesaikan secarik kertas catatan yang biasa kita buat, ditempel pada mading sekolah, ditempel di pintu kulkas atau dimana saja Agan/Sis mau. Semoga kita belajar sesuatu dari tutorial tadi.. (bener-bener di susun demi kepentingan majalah ini... huuuu.. :p).

Sentuhan pada gambar akhir saya adalah, dengan penambahan sedikit Grungy Effect pada lembar kertas tersebut, sedikit bekas lipatan pada tiap pinggirnya menambah orisinalitas gambar tersebut. Untuk pelajaran mengenai bagaimana kita membuat lipatan-lipatan tepi sebuah gambar, kertas misalnya pada contoh kali ini, atau bahkan Efek-efek seperti Grungy Brush yang saya singgung barusan, bisa Agan/Sis dapatkan pada episode-episode Marvelklik mendatang lainnya.

Lahh... link marvelkiliknya belum di apus?!?! Wkwkwkwkwkw... genialbutuhsomay pamit. Arrivederci!

Hasil



anda puas kami lemas




Baca pula Membuat Kertas Notes PartI atau silahkan mengunjungi situs asli dari postingan ini dan membaca komentar-komentar yang berseliweran di sana? Silahkan kunjungi tulisan tersebut pada link Cara Membuat Secarik Kertas Notes ini.

Semoga bermanfaat dan.. Terimakasih :)
Tags: , , , ,

Written by

Hanya menjalani lakon yang diberikan Sang Penguasa Semesta. Semoga apa yang ditulis di sini bisa sedikitnya memberikan manfaat tuk kita semua.

A single dot with a single line that inspires feelings, love and cares, emotions, and statements. Kudos!

21 comments:

  1. langsung dicuba
    salam suskes..

    sedj

    ReplyDelete
  2. salam sukses juga... terimakasih buat kehadiran akang berdua :)

    ReplyDelete
  3. Mohon maaf yang sebesar-besarnya gan.
    saya baru lihat komen nya. itupun di halaman spam gan.
    kenapa masuk spam terus ya?

    ReplyDelete
  4. tapi ttp blm ngejawab pertanyaan saiia kan kang?!?!?

    ReplyDelete
  5. Saya benar2 gak tahu ada permintaan tukar linknya gan. Swear!
    karena komennya waktu itu masuk spam jadi gak terbaca di halaman blog saya, beitu ga. Jangan marah ya. kalau ada banner bisa saya pasang langsung di sidebar saya. gmn?

    ReplyDelete
  6. hehehe.. knp mesti mara kang..?!?!? saiia lagi kebetulan sidak kang.. :p
    nahhh kebetulan kan di sini pasang link otomatis.. mbo' iia setelah akangnya masang link di sini.. link saiia di tempat akangnya bukannya harus uda nangkring juga?!?! iia gag tau juga klu ternyata gag seperti itu peraturan tidak tertulisnya :(

    ReplyDelete
  7. bookmark dlu aaah..
    entar malam dipelajari...
    mudah_mudahan berhasil...

    ReplyDelete
  8. artikelnya keren boz,. boleh dicoba nieh,. :D

    ReplyDelete
  9. Wih effect kertas note nya bagus banget :),ijin dibookmark ya sob :D

    ReplyDelete
  10. Blog yang Mantab dan banyak mengandung ilmu pengetahuan..
    Nice gan,,
    Salam Kenal dan ditunggu kunjungan baliknya

    ReplyDelete
  11. bermanfaat banget :) trus mau koment mudah lagi:)

    ReplyDelete
  12. tutoriale sampean lengkap sipp mak jossz :-D

    ReplyDelete
  13. i've got a headache :(

    ReplyDelete
  14. Terimakasih tutorial nya mas, sukses terus ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. matur suwun udah mampir om (Y)
      sukses terus juga buat si om nya

      Delete

Kamu tetap produktif dan kreatif bahkan dalam keadaan stress sekalipun?

 

Photoshop Icon

Holic Posts

Follow by Email

Why to Choose PSHolic?

PSholic terbagi menjadi 3 bagian penting yang harus bisa dieksplor secara keseluruhan dan bukan bagian perbagian. Photoshop Pemula... Photoshop Menengah... Photoshop Mahir... Enjoy!
Copyright © Belajar Photoshop | Designed by Templateism.com