Thursday, January 3, 2013

Color Halftone - Roy Lichtenstein Style

Share & Comment

Ironman bengong
Seperti yang kami janjikan beberapa hari sebelumnya bahwa si pemarah The Hulk akan kita ubah menjadi sesuatu, kali ini kita akan melanjutkan postingan tersebut.. Kita akan masuk pada pembahasan kedua dari seri Tutorial Color Halftone - Roy Lichtenstein Style.

Jika Agan/Sis sedikit tersesat dan gamang, limbung bahkan sampai sempoyongan menakala membaca title di atas, silahkan Agan/Sis perkosa telan bulat-bulat menyelam baca terlebih dulu beberapa postingan kami terkait dengan judul tersebut, seperti diantaranya adalah.. Roy Lichtenstein Style, Menggunakan Color Halftone, dan lain sebagainya yang tersebar merata di blog ini.. *halahhh...

Sekedar mengingatkan.. :p
Bagian Pertama - Membuat Half Tone Shading warna
Bagian Kedua - Menambahkan warna


Tentunya jika Agan/Sis telah merampungkan bagian pertama, silahkan lanjutkan membaca postingan ini, karena sekarang kita akan masuk dalam pembahasan kedua, yakni menambahkan warna..

Langkah Pertama

Di sini, kami akan menggunakan Fill Layers untuk memberikan warna pada gambar kita. Seperti yang kita ketahui... kita? Hmm.. OK lanjut.. :p fungsi dan manfaat dari Fill Layers sangat bagus dan juga simple jika Agan/Sis sangat terobsesi dengan warna solid, juga -tentunya- sangat fantastis jika kita memang ingin mengeksplor Pop Art. Tentunya Agan/Sis ingat postingan kami mengenai Line Art bukan? Karena tutorial kali ini juga berkaitan dengan Line Art.

Di penghujung tutorial ini, kami akan me-link Agan/Sis yang memang masih penasaran dengan Line Art dan segala petatah-petitih pernak-pernik semrekedelnya, berikut cara mengkombinasikan Color Halftone - Roy Lichtenstein Style ini dengan Line Art yang akan memberikan hasil maksimal pada foto Agan/Sis. Terlalu bertele-tele..?!?! Baiklah :p.. Kita lanjut sebelum Agan/Sis makin bertambah sakit perutnya :p.

Langkah pertama kita yakni menduplikasikan layer Dots.. Lalu ganti namanya (sekedar mengingatkan) dengan nama Putih, di sini kami masih menamakannya dengan White, lalu drag layer Putih ke bagian bawah layer palette untuk menduplikasikannya.

Sesuaikan Levels dari layer Putih. Masuk ke menu Image > Adjustments > Levels. Pada bagian output levels, klik lalu drag penanda Hitamnya ke arah kanan dan menjadi tersembunyi dibalik penanda satunya.. halah susah banget sih instruksinya :p Gini ajja dee.. perhatikan gambar di bawah..


Ngartos?!?! Sekarang.. Layer Putih menjadi putih! Bingung? Pegangan! Layers palette Agan/Sis tentunya tersusun seperti ini bukan!?!?



Langkah Kedua

Ubah blend mode dari layer dots menjadi Multiply


Aktifkan layer Putih atau White. Pada bagian bawah Layer Palette Agan/Sis, tekan tombol seperti pada gambar kecil mungil yang tersemat di awal paragraf ini dan pilih Solid Color. Agan/Sis bingung dimana letak tombol seperti gambar di samping..?!? Baiklah.. tengok dua gambar di bawah ini...



Jika gambar di atas masih kurang jelas, coba tanya sama orang yang ada di sebelah Agan/Sis, siapa tau mereka lebih mules-mules en muntah-muntah.. bukan bukan.. lebih begimanaaaaaaa gitu :p hueheheh.. kidding ;p

Lanjut. Silahkan Agan/Sis pilih warna yang akan dipergunakan, gag perlu terlalu ribed atawa picky dan sebagainya, karena trik pemilihan solid color ini akan mempermudah kita menggonta-ganti warna sesuai dengan yang kita inginkan kapanpun warna tersebut kita rasa kurang pas atau cuccooo :p

Kebetulan di sini kami pilih putih untuk yang pertama, warna tersebut akan kita pergunakan untuk bagian gigi si tukang ngamuk ini. Watch this...!



New fill layer yang baru saja Agan/Sis buat akan muncul di layer window Agan/Sis. Klik-kanan untuk memberi nama layer tersebut dengan nama untu Gigi. Drag new fill layer tersebut jika Agan/Sis belum memindahkannya menjadi tepat di bawah layer dots pada layer palette seperti gambar di bawah berikut..




Langkah Ketiga

Buat sebuah Clipping Path diantara layer Gigi dengan layer Putih/White. Langkah ini akan menjaga warna yang akan kita semprotkan tidak mbleber melebar kemana-mana ke tempat-tempat yang gag kita inginkan ^_^



Ubah foreground colour Agan/Sis menjadi Hitam. Pada layer baru ini.. aktifkan Paint Bucket Tool (G) (Photoshop Bucket Tool ) lalu isi layer Gigi dengan warna Hitam tadi.. Cliiiing.. Jika background gambar Agan/Sis berwarna, merah, hijau, biru atau apa gitu selain Putih, maka warna pada lembar kerja Agan/Sis akan menghilang. Jangan panik! Hal ini terjadi karena kita mengaktifkan Clipping Path tadi, semua akan indah pada waktunya muncul kembali jika kita torehkan *jiaaaaaaghh warna Putih di atasnya..

Langkah Keempat

Bagian pewarnaan. Sekarang untuk pewarnaan, kita akan membalik warna Hitam tadi (warna Hitam pada Foreground) dengan warna Putih. Jika sudah berubah menjadi Putih, silahkan aktifkan Brush Tool (B) dengan Opacity 100%.

Agar lebih mudahnya, zoom-in zoom-out gambar Agan/Sis.. Untuk mempercepat pergantian warna Hitam atau Putih pada Foreground maupun Background (yang tadi kita utak-atik melalui Paint Bucket Tool tadi) Agan/Sis bisa menekan tombol D atau X pada keyboard.



Ribed..?!?! I bet it is :( But that's OK, great! Sepertinya memang akan seperti itu.. dan harus seperti itu :p Ada baiknya Agan/Sis praktekkan langsung supaya bisa sama-sama kita lihat apa yang kami maksudkan dari kalimat bercabang di atas :(


Catatan : 
Jika Agan/Sis merasa kurang sreg dan ingin mengganti warna.. mudah ajja -seperti yang kami ingatkan tadi- bahwa trik ini memang memungkinkan kita untuk menggonta-ganti warna sesuai keinginan kita secepat buroq dan semudah membalikkan telapak tangan.. apa siiiichhh??!?!



Hahahaha.. pusing?! Itu pertanda bagus Gan/Sis.. :p, karena awalnya saiia juga seperti itu sewaktu menggunakan Fill layers seperti ini, bagusnya.. itu dulu :p

Buat sebanyak mungkin shading warna jika memang gambar atau foto Agan/Sis memerlukan banyak pewarnaan, tak pelak lagi.. karena sample yang kami pergunakan hanya makhluk yang memiliki satu warna, Hijau.. maka sampelnya tentu terlihat lebih mudah.. bayangkan layer yang akan Agan/Sis pergunakan jika warna yang dipakai juga banyak, terlihat pada susunan layer gambar berikut..



Finally.. Dengan sedikit alakazam dan abrakadabra di sini dan di situ.. maka tampilan Hulk akhir kita akan seperti ini..



You guys all are pretty much finished. Tinggal ditambah kata-kata dengan awan seperti yang biasa kita temui di komik pada umumnya.. bubble atau awan dengan kata-kata, teriakan atau apalah namanya..

Hasil ini akan lebih bagus jika Agan/Sis mau menyempatkan diri mengkombinasikan dengan Line Art (atau silahkan untuk kata Line Art tadi bisa Agan/Sis search menggunakan mesin pencari yang terletak di bagian menu navigasi atas pada blog ini dengan mengetikkan keyword Line Art tentunya :p) seperti yang kami sudah singgung di awal tutorial agar lebih terlihat seperti komik dengan garis-garis goresan tangan.. 

..seperti gambar di bawah ini..

Setelah dikominasikan dengan Line Art - Perbesar untuk memperjelas


Namun kami rasa untuk Color Halftone - Roy Lichtenstein Style seperti inipun lumayan cukup.. lain waktu pasti akan kami sambung bagaimana mengkombinasikan hasil di atas agar menjadi seperti komik yang sesungguhnya dengan bantuan Line Art seperti gambar di atas. Well.. my job's done. Good day and see ya :)

Sekedar tambahan.. font yang kami pergunakan pada bagian komik di atas adalah Font Karatula, silahkan Agan/Sis bisa download Font Karatula pada link tersebut.

Sekelumit mengenai muhammad bahrul ulum hilman kasturi.


Tags: , , , , , , ,

Written by

Hanya menjalani lakon yang diberikan Sang Penguasa Semesta. Semoga apa yang ditulis di sini bisa sedikitnya memberikan manfaat tuk kita semua.

A single dot with a single line that inspires feelings, love and cares, emotions, and statements. Kudos!

8 comments:

Kamu tetap produktif dan kreatif bahkan dalam keadaan stress sekalipun?

 

Photoshop Icon

Holic Posts

Follow by Email

Why to Choose PSHolic?

PSholic terbagi menjadi 3 bagian penting yang harus bisa dieksplor secara keseluruhan dan bukan bagian perbagian. Photoshop Pemula... Photoshop Menengah... Photoshop Mahir... Enjoy!
Copyright © Belajar Photoshop | Designed by Templateism.com