Sunday, February 3, 2013

Tutorial mudah membuat Isolasi

Share & Comment
Apakah Agan/Sis tertarik dengan ke-absurd-an judul di atas? Hell yeah.. saiia sendiri sampai bingung sebenarnya yang terbaik itu seperti apa untuk tulisan kali ini. Lem? Perekat? Isolasi? Hmm.. yang kesemuanya harus disematkan pada sebuah foto. Jadilah Cara membuat Isolasi.Tapi jika ada Agan/Sis yang berkenan memberikan judul yang lebih tepat untuk postingan ini.. well.. silahkan saja.

Minimal, kali ini kita akan mencoba membuat sesuatu yang lebih realistik menggunakan Photoshop, yang biasanya, untuk kategori serupa ini, kami memasukkannya pada bagian Photoshop Iconic. Photoshop Icon. Demi menjawab pertanyaan kami di awal tadi, tertarik atau tidak, tentu tidak terlalu berpengaruh juga, karena apapun jawaban Agan/Sis, kami akan tetap menuliskannya.:p

Lupa dari mana sourcenya :(

Sebelum kita masuk pada pembelajaran ringan kita kali ini, kami sekedar mengingatkan kembali, sudahkah Agan/Sis membaca Tutorial mudah membuat Kartu Undangan ala psholic yang lincah menggemaskan? Jika belum, luangkan waktu barang 3-5 minggu untuk membaca dan mengolah tulisan tersebut dengan kadar kemampuan kita masing-masing, okeh?!

Nahhh.. sekarang.. silahkan dinikmati langsung sajian berikutnya yakni Tutorial mudah membuat Isolasi dengan menekan tombol nan lucu menggelikan tepat di bawah tulisan ini.. Selamat berjuang kawan! Cahyoo!


Baca Bismillahh dulu kawan..

Cara mudah membuat Isolasi

Langkah Pertama

Buat sebuah lembar kerja baru berukuran 2100 x 1500 px dan memiliki 72 Resolution. Saiia jadi teringat pertanyaan Agan Mekanik Komputer tempo hari di postingan kami yang berjudul Kartu Undangan ala PSHolic yang berbunyi "untuk lembar kerja ukuran resolusinya pakai 72px/inch atau 300px/inch?", sekalian saja kami imbuhkan informasi tersebut di sini.

Jika kita ingin melihat hasil Photo Edit kita (dengan apapun itu softwarenya) dalam bentuk Web and Device, silahkan isikan 72 saja untuk resolusinya, namun jika berkenaan dengan kebutuhan Print Out, ea 300 pasti akan lebih bagus, artinya, image source kita juga perlu disesuaikan secara keseluruhannya dengan ukuran tersebut.



Lanjut. Setelah lembar kerja baru terbuat, buat latar terlebih dulu. Disini kami menggunakan warna #393939 dengan modifikasi seperti gambar di bawah.. (bisa melalui Fill Layer dengan gradasi warna seperti yang tertera di bawah, bisa juga dengan penambahan warna manual dengan bantuan Paint Bucket Tool (G), tapi tetap dengan gradasi warna yang disesuaikan).




Langkah Kedua

Buka foto yang akan kita acak-acak. Di sini kami menggunakan foto yang lupa dari mana sourcenya :(. Duplikasi pada kanvas kerja kita. Setelah itu, gunakan Ctrl + T untuk mengatur posisinya agak miring seperti pada gambar berikut..




Dengan pengaturan Blending Option pada foto tersebut sebagai berikut..

Drop Shadow..


Lalu tambahkan Stroke..



Langkah Ketiga

Saatnyalah kita buat Perekat Isolasi tersebut. Agan/Sis bisa menggunakan Polygonal Lasso Tool (L), Pen Tool (P) atau apapun alat yang paling pas buat Agan/Sis. Tiada paksaan dalam beragama tentunya :(. Buat terlebih dulu Layer Baru. Lalu isikan dengan warna #C1CCCD.




Hilangkan seleksi dengan menekan tombol Ctrl + D. Sekarang kita akan sedikit membuat sobekan-sobekan pada sisi-sisi (edges) dari perekat atau isolasi tersebut. Gunakan Eraser Tool (E) untuk memberikan tekstur yang dibutuhkan pada tiap sisinya. Pilih bentuk ujung dari Penghapusnya seperti pada gambar di bawah..




Hasilnya tentu akan berbeda antara yang saiia buat dengan buatan Agan/Sis, siapa tahu buatan Agan/Sis lebih mumpuni dan lebih enak dipandang mata. Punya saiia seperti ini..




Jika sudah pas.. turunkan Opacity level dari perekat kita tersebut (letak tempatnya, pada palette layer sebelah kanan) menjadi sekitar 22%.




Tidak selesai sampai di sini saja, sekarang kita akan sedikit menambahkan motivasi *halahhh.. pada Perekat kita. Gunakan Dodge Tool (O) (Brush: 7px, Range: Highlights, Exposure: 50%)

Looks better now, doesn’t it? Jangan istirahat dulu Gan/Sis.. Silahkan tambahkan efek berikut (masih pada perekat) Burn Tool (O) (Brush: 30px, Range: Shadows, Exposure: 100%) agar sisi terang dari hasil Dodge tadi mempunyai ketebalan (bayangan) pada daerah sekitarnya.


Langkah Keempat

Sebagai finishing touch pada efek yang kita buat tadi.. gandakan (duplikasi) perekat tadi dengan menekan tombol Ctrl + J lalu ubah layer modenya menjadi Overlay pada layer yang terduplikasi. Jangan panik jangan ragu jangan bimbang jangan galau jangan berair lobang hidungnya, layer tersebut akan sedikit lebih terang. It's normal. Masuk ke menu Filter > Stylize > Emboss dengan pengaturan sebagai berikut..




Hasil Akhir

That is it..


Hi-res (2100 x 1500px) dari gambar di atas adalah..


Semoga ampiran kawan semua di laman ini tidak berakhir dengan kesia-siaan tanpa memberikan manfaat apa-apa sekecil apapun itu. Mudah-mudahan dengan adanya tulisan ini, bisa sekedar membantu kita semua yang memang berkeperluan dengan hal tersebut di atas.. Atas segala perhatiannya, sekian dan terimakasih.

Good luck!
Tags: , , , , , ,

Written by

Hanya menjalani lakon yang diberikan Sang Penguasa Semesta. Semoga apa yang ditulis di sini bisa sedikitnya memberikan manfaat tuk kita semua.

A single dot with a single line that inspires feelings, love and cares, emotions, and statements. Kudos!

28 comments:

  1. hmm.. saya selalu kagum dengan hasil karya para designer yang menggunakan photoshop, hasilnya pada kreatif terutama bagi saya yang awam :)

    ReplyDelete
  2. Ini seperti ide baru ya sob,baru kali ini ada tutor buat isolasi dari photoshop :)

    ReplyDelete
  3. wes jos gandos ms brow karyanya

    ReplyDelete
  4. sip gan perlu di coba ,,,mksh 4share

    ReplyDelete
  5. tuh kan, keren banget. saya terkesima dah pokoknya kalo soal sotosop, saya hanya termangu-mangu.

    ReplyDelete
  6. kalo gak salah jika kita menggunakan CorelDraw, kita akan mudah sekali membuat isolasi seperti itu, karena fitur seperti itu di CorelDraw sudah ada dari sana nya.

    ReplyDelete
  7. walah... keren bener dah. kagum bgt sama hasil soto-annya

    ReplyDelete
  8. asikkkk, simple tapi kesannya artistik gan...

    mantab dah,,, :D :P

    ReplyDelete
  9. ini pengetahuan baru bagi saya sobat, dan sangat penting
    terima kasih sudah berbagi

    ReplyDelete
  10. Wah caranya sangat mdah dimengerti karna ada gambarnya juga. makasih...

    ReplyDelete
  11. urusan desain gambar dengan photoshop memang keren,hasil diatas adalah salah satunya.
    keren sob,nyimak sambil belajar....sapa tau ketularan pinter :)

    ReplyDelete
  12. selamat malam sahabatku, apa kabar

    ReplyDelete
  13. .: Tutorial-nya bagus2, nanti kalo ane senggang bisa belajar PS...^_^

    ReplyDelete
  14. Lumayan Ini buat tutorial Gratis, Salam Kenal ya mas, Dari dulu tertarik tapi gak bisa-bisa belajar Sotosop...

    ReplyDelete
  15. .: mampir lagi kawan meramaikan suasanan...^_^

    ReplyDelete
  16. Alhamdulillah, dengan postingan ini bisa menambah ilmu pengetahuan tentang Photoshop, terima kasih kawan

    ReplyDelete
  17. sy coba.. kebetulan sy juga masih dalam tahap pembelajaran menggunakan photoshop.. yg cs5

    ReplyDelete
  18. coba.. sy juga sedang dalam tahap pembelajaran photoshop nih.. yg cs5

    ReplyDelete
  19. waawww,..keren banget sob,tp langkahnya keaknya rumit gitu ea..hehehe

    ReplyDelete
  20. gag ko... itu cuma kliatannya ajja.. coba ajja dulu :p pasti nya'nyoi..

    ReplyDelete
  21. Tutorial yang sangat detil, lengkap, dan mudah dipahami.
    O ya Mas, halaman About Us gak bisa dibuka "Selengkapnya".
    Terima kasih Mas.

    ReplyDelete
  22. iia nii kang.. semua menu yg ada di navigasi blm bisa kebuka dari mulai saiia bikin blog ini sampe sekarang kang.. any suggest?!?!? :(

    ReplyDelete

Kamu tetap produktif dan kreatif bahkan dalam keadaan stress sekalipun?

 

Photoshop Icon

Holic Posts

Follow by Email

Why to Choose PSHolic?

PSholic terbagi menjadi 3 bagian penting yang harus bisa dieksplor secara keseluruhan dan bukan bagian perbagian. Photoshop Pemula... Photoshop Menengah... Photoshop Mahir... Enjoy!
Copyright © Belajar Photoshop | Designed by Templateism.com