Tuesday, February 5, 2013

Cara Mudah Mewarnai

Share & Comment
Selamat pagi buat yang di daerahnya masih pagi, selamat siang buat yang di daerahnya sudah beranjak siang, selamat sore buat yang di daerahnya menjelang sore, selamat malam buat yang di daerahnya sudah gelap dan selamat tidur buat yang di daerahnya sudah pada terlelap. Halah* opo meneh ki.. :(

Ok guys.. sekarang kita akan sedikit memperluas ranah pembahasan kita terdahulu yakni pada tulisan kami yang bertitle Warna pada Komik, atau sedikit ulasan pada Karakter Tokoh Anda.

Ini pernah kami terbitkan versi bahasa Inggrisnya dengan judul Comic Book Style, silahkan dicek terlebih dulu jika memang ingin ada cross check :p di sana dan di sini.

Setelah beberapa saat lalu kita sudah berkenalan dengan Pen Tool (P), kini saatnya kita melaju, menambah perbendahaan kita mengenai Brush Tool (B).

Pada kesempatan kali ini, disamping kami akan memperkenalkan lebih lanjut mengenai Brush Tool (B), kami juga ingin lebih jauh lagi menyinggung mengenai Fill Layer pada Photoshop. Kita akan mewarnai -akhirnya sesuai dengan judul- gambar kita dengan memanfaatkan kedua tool ini, Brush serta Fill Layer.

Sebelum kita menjamah Brush Tool, sedikit kita telisik Fill Layer, postingan yang berkaitan dengan ini sudah banyak kami terbitkan di sini, silahkan gunakan mesin pencari yang ada pada bagian atas kanan blog ini, diantaranya yang pernah tersenggol di Color Halftone - Roy Lichtenstein Style mengenai Hulk si pemarah beberapa waktu lalu.

Di sana, kami menggunakan Fill Layers untuk memberikan warna pada gambar karena fungsi dan manfaat dari Fill Layers sangat bagus dan juga simple jika Agan/Sis sangat terobsesi dengan warna solid, juga -tentunya- sangat fantastis jika kita memang ingin mengeksplor Pop Art. Terlebih lagi.. Fill Layer sangat menyenangkan, kita akan dengan mudah mengganti warna jika setelah selesai nantinya warna tersebut kurang sesuai dengan yang Agan/Sis inginkan. Akan kami beri sample dari maksud kalimat barusan di akhir psotignan nanti. Sabar. :p Tentunya Agan/Sis ingat postingan kami mengenai Line Art bukan? Karena tutorial kali ini juga berkaitan dengan -lagi-lagi- Line Art.


Hollaaa.. :p

Gambar di atas merupakan hasil dari scanner yang kami masukkan ke dalam Photoshop, yang kemudian kami Desaturate (seperti yang kami katakan pada paragraf sebelumnya) untuk mendapatkan hasil Hitam Putih, tentunya jika Agan/Sis hanya melihat gambar tersebut, masih terdapat banyak kekurangan terutama bagian Line Artnya yang hilang di beberapa spot penting. Kami masukkan postingan ini dalam kategori Menengah, karena tentunya Agan/Sis sudah banyak melalui tahap-tahap mudah yang sekiranya tidak perlu lagi kami sampaikan di sini secara mendetil.


3 buah Line Art yang masing-masingnya berbeda

Pada gambar di atas, jelas tertera bahwa gambar tersebut kami masukkan ke dalam Photoshop yang lalu kami buat Hitam Putih dengan bantuan Desaturate Image bahkan jika diperlukan silahkan Agan/Sis pertegas lagi dengan bantuan Ctrl + M. Mengapa langkah ini perlu dilakukan? Seperti yang sudah sering kami singgung, penting kiranya kita memisahkan terlebih dulu Line Art dengan kanvas kita agar mempermudah proses pewarnaan nantinya.

Terdapat tiga buah layer Line Art pada gambar di atas. Mengapa 3? Sebenarnya simple saja. Line Art yang kami buat memang beda-beda antara ukuran Brush dengan spesifikasi serta utilisasi dari Brush tersebut. Pada Line Art body, kami tidak menerapkan Stimulate Pressure pada ujung Brush, pada Line Art Mata, jelas, kami menggunakan tools yang berbeda lagi, yakni dengan bantuan Shape yang sudah disediakan Photoshop, lalu pada Line Art Alis, kami menggunakan ukuran (ujung) Brush yang beda dengan Line Art Body, kami menggunakan Brush yang lebih besar dan juga menerapkan Stimulate Pressure pada spesifikasi ujung Brush nya :) Silahkan disesuaikan dengan keperluan Agan/Sis semua.

Sekarang kita akan masuk pada Fill Layer secara holistik *oalaaaaahhh kampreeeeeeet boso neeeeee.. :(


Cara menerapkan Fill Layer untuk Menambah/Memberi Warna


Langkah Pertama

Silahkan Agan/Sis klik tombol (Create New Fill or Adjustment Layer) yang terletak pada bagian bawah Palette Layer. Perhatikan susunan layer pada gambar di atas.

Penting : Dapat kita ambil kesimpulan bahwa untuk menerapkan Fill Layer yang nantinya bakal membantu kita menambahkan warna pada gambar kita, terlebih dulu kita klik layer yang letaknya berada di bawah layer Line Art. Selalu meletakkan warna (apapun nanti bentuk objeknya, entah baju, kulit, sepatu atau apapun itu) di bawah Line Art.

Setelah kita mengklik tanda Create New Fill or Adjustment Layer tadi, pilih Solid Color. Klik! Warna yang Agan/Sis pilihlah yang muncul membanjiri kanvas Agan/Sis. Jangan panik, karena memang demikianlah runutannya :p. Di sini kami memilih warna Merah.

Sebuah Fill Layer baru (color fill 1), muncul di layer window.

Fill Layer

Beri nama pada layer ini. Ganti namanya disesuaikan dengan apa yang Agan/Sis buat. Sempak kacrut Celana misalnya, hanya agar lebih memudahkan kita nantinya.


Langkah Kedua

Masih pada layer yang sama (Color Fill 1 yang telah kami rubah namanya menjadi Baju), aktifkan tombol >> G (klik tombol G untuk mengaktifkan Paint Bucket Tool). Isi dengan warna Hitam. Jreng! Hal ini mengakibatkan warna Merah (warna pilihan Agan/Sis tadi menghilang), jangan panik jangan gundah jangan sedih, sebenarnya warna tersebut tidaklah lenyap, buktinya, jika Agan/Sis mengaktifkan V lalu menggeser sedikit (ke tengah misalnya), maka warna tersebut akan nongol kembali. Tapi jangan lakukan (penggeseran tadi) :p. Just.. stick with the plan.

Ubah nama layer


Warna Hitam sudah kita tambahkan, dan hasilnya membuat hilang warna Merah tadi. Mengapa? Ini terjadi karena warna tersebut (warna pilihan kita), hanya akan muncul jika ada warna Putih pada layer. Cool isn't it :p.

Langkah Ketiga

Aktifkan warna Putih, (ganti warna Hitam aktif tadi dengan Putih). Sekaranglah saatnya kita menggunakan Brush Tool (B) kita. Aktifkan!


Brush in action

Gunakan selalu Hard Brush untuk membuat Line Art dengan tingkat Opacity 100%.  Aktifkan selalu juga mode zoom in serta zoom out untuk mempermudah kerja Agan/Sis, terutama pada tepian-tepian gambar kita. Perhatikan jumlah layer (warna) yang kami buat untuk gambar kami.




Semakin banyak warna yang Agan/Sis tambahkan, semakin detil gambar Agan/Sis, yang tentunya menuju kepada semakin bagus dan enak gambar tersebut terlihat. Di sini kami mencoba memberikan tiga buah sample dari Fill Layer ini.

Kemudahan mengganti warna jika kita menggunakan Fill Layer ketimbang hanya dengan menggunakan Brush (B) yang lalu kita sapukan pada image adalah.. hanya dengan mengklik warna Layer Thumbnail pada warna yang ingin kita ubah, semua terjadi.

Hasil akhir serta beberapa contoh perubahan warna yang kami maksudkan.





Beberapa contoh lainnya..
Taraaa.. Silahkan kunjungi tulisan kami di Galeri Line Art untuk melihat lebih banyak contoh dari Cara Mudah Mewarnai ini. Gag pake mara-mara kan Gan/Sis waktu ngklik tombol Show/Hide di atas?!?! :p


Jika Agan/Sis masih kurang mengenai Fill Layer ini, silahkan Agan/Sis kunjungi juga tulisan kami mengenai Comic Book Style, atau jika memang ingin melihat beberapa contoh lagi dari kemudahan menggunakan Fill Layer untuk memberi dan atau mengubah warna pada gambar kita, silahkan tengok tulisan kami yang lainnya di Warna pada Komik ini, mungkin akan sedikit mencerahkan dan paling tidak, bisa membantu Agan/Sis semua. Dari kami, sekian dan terimakasih.

Selamat mencoba.

Tags: , , , , , , , , , , ,

Written by

Hanya menjalani lakon yang diberikan Sang Penguasa Semesta. Semoga apa yang ditulis di sini bisa sedikitnya memberikan manfaat tuk kita semua.

A single dot with a single line that inspires feelings, love and cares, emotions, and statements. Kudos!

11 comments:

  1. wah sob saya belum pernah buat yang begituan, bisa buat kartun nih... terima kasih sobat nambah ilmu photoshop kali ini...

    ReplyDelete
  2. o jadi gitu cara warnainnya baru tahu gua, keren keren

    ReplyDelete
  3. met mlm mas wah bagus banget mas. trmksih dah berbagi ilmunya mas.

    ReplyDelete
  4. Eih, asiknya kalo bisa bikin beginian. Boleeh, . Boleeeh. , :D belajar memahami dulu ah,

    ReplyDelete
  5. .. ich,, nich emank masternya photoshop. mancap jaya,, ..

    ReplyDelete
  6. makasii... silahkan dipelajari semuanya ;)

    ReplyDelete
  7. ckckck....hebat bener abang....mantep buat pemula seperti saya mas....aseeekkkk :)

    ReplyDelete
  8. makasii kembali kalau bgitu buat ampirannya kang :)

    ReplyDelete

Kamu tetap produktif dan kreatif bahkan dalam keadaan stress sekalipun?

 

Photoshop Icon

Holic Posts

Follow by Email

Why to Choose PSHolic?

PSholic terbagi menjadi 3 bagian penting yang harus bisa dieksplor secara keseluruhan dan bukan bagian perbagian. Photoshop Pemula... Photoshop Menengah... Photoshop Mahir... Enjoy!
Copyright © Belajar Photoshop | Designed by Templateism.com