Jumat, 01 Februari 2013

Kartu Undangan ala PSHolic

Share & Comment
Hola kawand.. sampai juga kita di permulaan bulan Februari 2013 ini. Hmm.. ehmm..mmmhhh.. sebenarnya saiia sedang malas berbasa-basi ria, tapi.. apalah daya jari selalu sahaja gatel kepingin mengetikkan sesuatu, walhasil.. iiaaa.. seperti inilah jadinya pembukaan tulisan kita kali ini.

Mengiringi pembukaan kalimat di atas, terdapat pemberitahuan bahwa tulisan ini pernah naik di blog tetangga dengan judul Gothic Wedding Invitation, silahkan jika Agan/Sis berkenan -dan pastinya sangat memuncak keinginannya untuk- membaca versi Inggrisnya di situ, datang berkunjung!

Dari kami, selamat menikmati hidangannya.

Gothic Wedding InvitationSeperti yang kami terangkan di tulisan tersebut, sebenarnya trik kita kali ini, Kartu Undangan ala PSHolic.. termasuk mudah dipaham, namun memang di beberapa sisi membutuhkan kesabaran dan ketelitian, olehkarenanyalah kami masukkan postingan ini dalam kategori Mahir, (silahkan lihat-lihat kategori yang tersedia lainnya seperti Pemula dan Menengah) dikarenakan sudah dikuranginya beberapa penjelasan yang hanya akan menghambat kecepatan kita menyelesaikan tutorial ini.


Cara mudah membuat Kartu Undangan


Langkah Pertama

OK... Like usual... Buka sebuah lembar kerja Baru. Pertama-tama kita akan membuat terlebih dulu tekstur yang sekiranya diperlukan tuk kartu kita. Di sini kami menggunakan rough-edged brush (hard brush) dengan tingkat opacity yang lumayan rendah.. Perhatikan gambar di bawah untuk memahami apa yang kami maksud dengan rough-edged brush tadi.

Tekan tombol B pada keyboard untuk mengaktifkan Brush tool (B), lalu dari Brush Picker yang tersedia, pilih Chalk 60 Pixels (Photoshop’s default brushes). Atur foregroundnya dengan warna yang sesuai dengan keinginan Agan/Sis semua, di sini kami menggunakan warna #695d00.




Buat sebuah layer Kuning Gelap seperti yang kami buat di bawah ini, -tentu saja- setelah settingan Brush serta warnanya sudah sesuai dengan yang diinginkan. Atur tingkat Opacitynya menjadi 17% pada bagian Brush Options yang terdapat pada bagian atas menu bar, lalu sapukan Brush tadi di kanvas sampai mendapat apa yang Agan/Sis inginkan.




Catatan : Pengurangan nilai Opacity tadi memang sengaja dilakukan. Tidak perlu merata. Kita memang menyengaja untuk tidak membuat sapuan Brush kita tadi agar menyerupai siraman Ember atau Pain Backet Tool (G). Itulah mengapa pengaturan Opacitynya kami atur rendah.

Hire Me?!


Lakukan langkah penyapuan tersebut beberapa kali. Lakukan dengan menyengaja agar tiap sapuannya saling tumpang tindih sampai akhirnya kita mendapat tekstur yang kita inginkan. Hasil tentu akan tidak sama antara apa yang Agan/Sis buat dengan yang kami buat. Tidak mengapa. Memang itulah tujuannya :p What's so special being normal anyway?!

Sebagai pengingat.. bahwa di atas tekstur ini, kita akan menambahkan teks nantinya, makanya ada baiknya menggunakan warna yang sedikit kontras baik tekstur maupun teks kita nantinya.


Langkah Kedua

Tambahkan sebuah Layer Mask dengan mengklik icon Add Layer Mask yang terdapat pada bagian bawah Layers Palette. Kembalikan tingkat Opacity Brush yang tadi kita turunkan, kembali menjadi 100%, lalu pilih Brush GrungeBorders. Terapkan Brush tersebut agar menjadi Frame kartu undangan kita.




Turunkan tingkat Brush Opacity menjadi sekitar 20% hingga Agan/Sis merasa pas dengan yang diinginkan.




Langkah Ketiga

Buat sebuah Layer Baru di atas layer Kuning Gelap tadi. Beri nama Grunge. Ganti warna Brush dengan warna Putih dengan menekan tombol D atau X pada keyboard.

Catatan : Dengan menekan tombol D atau X pada keyboard Photoshop, menyebabkan pengaturan warna baik Foreground maupun Background menjadi default.


Pilih salah satu jenis atau tipe Brush yang baru saja Agan/Sis unduh dengan kekerapan 100% pada Opacitynya.




Langkah Keempat

Penambahan foto. Di sini kami menggukan foto lilin lengkap dengan aksesoris yang biasa kita lihat pada acara-acara makan jalan tanpa bayar resmi tapi romantis *halahhh :(


candles.org

Tahan tombol Alt sambil clicking-and-dragging layer mask dari layer Kuning Gelap ke layer berikutnya yakni layer Foto, agar kita bisa mendapatkan duplikasi dari mask tersebut. Perhatikan gambar berikut!



Tekan lock icon yang terletak diantara Layer Thumbnail dan Layer Mask pada layer foto agar kita dapat menggerakkan gambar kita tanpa harus merusak mask yang tadi kita buat. Letakkan (layer) foto lilin agak ke kiri atau ke kanan (terserah bagaimana pasnya Agan/Sis ajja :p)




Langkah berikutnya masih seputar penambahan sesuatu agar lebih mempercantik (menurut saiia :p) kartu kita nantinya. Masukkan (tambahkan) old manuscript ini dan letakkan di atas layer foto lilin tadi.


spamula.net 


Ubah Blend Mode layer manuskrip tadi menjadi Soft Light, lalu tekan Shift + Ctrl + I untuk membuat manuskrip tersebut menjadi seperti foto dari negatif film (hmm.. atau.. apa sebutannya..?!?!)




So far.. everything's just fine, right?


Langkah Kelima

Gunakan Brush DecoStrip ini -sekali lagi menurut saiia- untuk mempercantik tampilan kartu undangan kita lebih menjadi 'sesuatu' atau apalah sebutannya :p





Catatan : Font yang kami gunakan adalah Champagne Font dan Blair Md ITC TT Medium Font.. Silahkan Agan/Sis ubek-ubek kang gugel atau bisa dateng singgah di Belphebe Font.. It's all up to you guys :)  

Thanks for reading, and ladies... Here's the final result.



Baca tulisan ini dalam Bahasa Inggris, versi asli dari Kartu Undangan ala PSHolic.
Tags: , , , ,

Written by

We are here with you to proudly present business to the globe the way you see it. Build with no just big or just small images. But definitely we create the image you want and make it alive and totally fresh.

That's it folks... Designing. It is about creating a single dot with a single line that inspires feelings, love and cares, emotions, and statements.

33 comments:

  1. Mas,photonya rusak Mas gak ditemukan,jadi gak bisa lihat contoh gambarnya.

    BalasHapus
  2. hiks . . .
    dari sini.. di tempat saiia bisa kang..
    di warnet :(

    BalasHapus
  3. ya photonya ga load semua...berat,maklum sayah pake modem.
    makasih infonya sob,salam sukses

    BalasHapus
  4. .: Betul Mas Broo, mungkin server-nya lagi down, nih komennya : The requested URL /viewfile.php was not found on this server.

    BalasHapus
  5. tapi di tempat saiia sekarangpun gpp.. gag terjadi apa2 :(

    BalasHapus
  6. Kpengen bisa photoshop,tapi ko rumit yah hehe

    BalasHapus
  7. wak bagus jga mas trmksih banyak dah berbagi. mau di praktek,ah hehehe

    BalasHapus
  8. sy ga mahir PS Mas.
    nanti sy belajar disini boleh ya.. hehheh
    kartu undangannya keren banget. apinya kayak asli gitu

    BalasHapus
  9. undangan-nya keren, yang ngundang romeo dan juliet ya...mantabs :)

    BalasHapus
  10. Sangat kreatif, jika memang sudah dibidangnya apa boleh dikata, hasilnya pasti bagus-bagus :)

    BalasHapus
  11. awesome !!
    keep blogging :)
    thanks for BW

    http://www.nikitanikamu.blogspot.com

    BalasHapus
  12. saya forward juga nih ke email anak saya. cuma gambarnya nggak sempurna kebuka nih.. eniwei, makasih banget

    BalasHapus
  13. wah informasinya bermanfaat sekali kawan
    terima kasih sudah berbagi

    BalasHapus
  14. bolekan ane bookmark? kliatanya bagus nih sapa tau butuh :D

    BalasHapus
  15. untuk lembar kerja ukuran resolusinya pakai 72px/inch atau 300px/inch gan ?

    BalasHapus
  16. wah undangannya cantik sobat,,,jangan lp mampir saya ada bingkisan kecil monggo ditengok

    BalasHapus
  17. @ Mekanik Komputer : Jika kita ingin melihat hasil Photo Edit kita (dengan apapun itu softwarenya) dalam bentuk Web and Device, silahkan isikan 72 saja untuk resolusinya, namun jika berkenaan dengan kebutuhan Print Out, ea 300 pasti akan lebih bagus, artinya, image source kita juga perlu disesuaikan secara keseluruhannya dengan ukuran tersebut.

    @ all : makasii iia buat semuanya ;)

    BalasHapus
  18. Eiiih, kereenny! aQ mau d bikinin aj kak, bkin sndri susaah. Udh prnh bljr photoshop dlu sekali, tp gag mahir. :D

    tp, anyway kereeen!! :D KakakQ psti t'trik sma artikel ini.

    BalasHapus
  19. Hebat!!! biasanya orang bikin kartu undnagan pakai corel loh..

    BalasHapus
  20. @ Einid Shandy : makasii iia.. keep learning! pasti nti bisa ;) hueheheh..
    @ Ndop : iia kang.. itu juga yg saiia tau.. rata2 semua pake corel :) tp gpp kan mau yg agak beda :)

    BalasHapus
  21. maaf gan baru sekarang bisa membalas kunjunganya,,, soalnya di kampung gak ada sinyal,, terpaksa ke warnet,,hehe
    kereen desainnya.. nice share gan..

    BalasHapus
  22. desainnya bagus bang... jadi pengen bisa buat seperti itu hhe

    BalasHapus
  23. @ saat indah di kampus : lahhh saiia juga di warnet :p
    @ ahmad muazim abidin : monggo dibuat langsung kang :)

    BalasHapus
  24. wow, lengkap tutorialnya sob, kebetulan sdg cari ide untuk tmn yang akan menikah. tutorial lainnya menarik.

    BalasHapus
  25. Bedeuh keren gella,,, pengen belajar sih tp percuma gw gak punya kreatifitas di bidang desain ini. :D

    BalasHapus
  26. @ hima-rain : silahkan di nikmati hidangan ala kadarnya :)
    @ Feby Oktarista Andriawan : gag musti punya kreatifitas kang.. yg penting mau :p

    BalasHapus
  27. Thanks infonya sob... dapat ilmu baru disini

    BalasHapus
  28. makasii juga buat akangnya karena uda mampir di sini :)

    BalasHapus
  29. Keren kartu undangannya kang.

    BalasHapus
  30. ajib nih bang...bisa saya aplikasikan ...mumpung ada potoshop di kompi nih.....hehe

    BalasHapus
  31. moga mangpaat kang iia :)

    BalasHapus

Kamu tetap produktif dan kreatif bahkan dalam keadaan stress sekalipun?

 

Photoshop Icon

Holic Posts

Follow by Email

Why to Choose PSHolic?

PSholic terbagi menjadi 3 bagian penting yang harus bisa dieksplor secara keseluruhan dan bukan bagian perbagian. Photoshop Pemula... Photoshop Menengah... Photoshop Mahir... Enjoy!
Copyright © Belajar Photoshop | Designed by Templateism.com