Sunday, March 10, 2013

Tutorial cara membuat Foto Polaroid

Share & Comment
Congratulations! Loh.. ko gitu..? Ya karena Agan/Sis berhasil kembali ke sini, hadir dan menjadi berarti -wabil khusus- buat saiia pribadi, sebagai penyemangat di tengah-tengah lelednya koneksi di era super flash seperti sekarang ini atau apalah itu namanya, bingung saking serabutannya kata-kata yang ingin saling mendahului keluar berserakan dari mulut bau ini. Bener kan.. pembukaan yang benar-benar buruk.

Kali ini kita akan kembali bernostalgia pada tahap-tahap awal bagaimana blog ini dibuat. Waktu itu, karena terinspirasi oleh beberapa gambar yang menurut kami sangat berarti, salah satunya gambar di samping itu.

Gambar tersebut bukan milik kami, tertera dengan jelas source image berasal dari mana, namun karena kini kami membutuhkannya dengan posisi terbalik (flip horozontal), maka gambar tersebut kami balik seperti yang sekarang Agan/Sis lihat di sini.

OK kita mulai saja tutorial Photoshop tingkat Menengah yang akan tersaji beberapa saat lagi setelah hisapan yang entah keberapa dari rokok yang sejak tadi terselip di bibir Kakang Prabu semua, dan juga setelah kita berleha-leha dengan beberapa pengenalan Seleksi beberapa waktu lalu dengan Tutorial cara membuat Foto Polaroid.

Polaroid. Tanpa banyak menjelaskan apa itu Polaroid (karena memang bukan blog yang berkompeten untuk membahas hal tersebut secara definitif), kami akan membagikan sedikit cara membuat foto tersebut seolah-olah.. yupp.. seolah-olah menjadi Foto Polaroid. Katanya sii.. beberapa foto akan tampak lebih menarik jika tersaji dalam bentuk Polaroid.. katanya :p.


Langkah Pertama


Buka lembar kerja baru dengan ukuran file 575x575px dengan background berwarna #887671 seperti yang kami buat. Jika sudah, sekarang kita akan membuat sebuah kotak di tengah-tengah lembar kerja kita. Buat dengan bantuan Rounded Rectangular Tool (U).

Shortcutnya? Lihat huruf yang kami tuliskan dalam kurung tadi? Nahh.. itu shortcutnya :p.

Buat sebuah shape berbentuk kotak dengan tool tersebut dan berwarna Putih. Jika ingin memposisikan kotak tersebut tepat berada di tengah-tengah lembar kerja.. aktifkan layer kotak tersebut (di atas layer Background tentunya), lalu tekan tombol Ctrl + A pada kibor untuk menyeleksi seluruh area.

Setelah terseleksi semua, tekan tombol V, tombol V aktif, perhatikan menu yang terletak di bagian atas lembar kerja, klik Align Vertical Centers lalu juga klik Align Horizontal Centersnya.

Hasilnya, kotak tersebut akan tepat berada di tengah-tengah lembar kerja kita.


Sekarang kita akan menambahkan dimensi agar kotak kita (frame foto kita nantinya) terlihat sedikit lebih realistik. Pada palette layer, silahkan klik kanan layer kotak putih (silahkan beri nama) kita, pilih Blending Options.

Blending Options...




Hasilnya akan seperti ini.. atau mendekati (tergantung ukuran file Agan/Sis semua)..



Langkah Kedua

Buat sebuah layer baru lagi. Buat sebuah kotak lagi yang kali ini berukuran sedikit lebih kecil dari yang pertama dan juga berwarna Putih..



Langkah Ketiga

Masukkan foto yang ingin kita buat seperti Polaroid. Di sini kami menggunakan foto di atas, ukuran foto tersebut lebih besar dari frame yang kami buat. Tapi tak mengapa. Tenang saja, karena dalam hal ini.. lebih besar lebih bagus.

Posisikan foto tersebut menurut Agan/Sis paling pas.. Di sini kami membuatnya agak sedikit ke pojok kanan atas..



Langkah Keempat

Perhatikan palette layer layer foto. Jika Agan/Sis mengarahkan kuda nil jerapah singa tuyul kalong wewe genderuwo tikus (baca; mouse) sambil menekan tombol Alt pada kibor ke arah antara layer foto yang kita masukkan dengan layer kotak ke dua yang kita buat tadi, maka kita akan melihat sebuah icon dengan bentuk kira-kira seperti kepala orang menggunakan Headset.

Jika Agan/Sis melihat icon tersebut.. Klik di situ. Langkah ini sebenarnya kita ambil guna mengaktifkan Clipping Mask antara dua layer tersebut. Penjelasannya silahkan lihat postingan kami tempo hari yang  berjudul Mengenal Seleksi - Mask.

Tip : Shortcut untuk mengaktifkan Clipping Mask adalah dengan menekan tombol Ctrl + Alt + G pada kibor. Untuk mengembalikan foto pada posisi semula (tanpa Clipping Mask), juga dengan menekan tombol tersebut.

Hasil dari eksekusi tersebut adalah seperti ini..



Langkah Kelima

Buat sebuah layer baru di atas layer foto kita. Zoom out dengan mengaktifkan tombol Z pada kibor, lalu perkecil tampilan lembar kerja kita sekecil-kecilnya. Jika sudah, aktifkan B dengan menekan tombol tersebut pada kibor, kita akan membuat sebuah titik (sebenarnya hanya bagian kecil dari titik tersebut) namun tetap dengan ukuran raksasa pada foto kita.

B sudah siap (baca; aktif). Perbesar ukuran Brush kita menjadi sangat besar, (itulah mengapa kami meminta Agan/Sis untuk men-zoom-out lembar kerja- dalam hal ini, kami memperbesarnya hingga mencapai ukuran 800. Tergantung dengan ukuran file kita, juga tergantung seperti apa nantinya foto Agan/Sis semua.


Klik pada layer baru kita dengan Brush seukuran gambar di atas.

Catatan : Warna Brush adalah Putih atau #FFFFFF.


Langkah Keenam

Satukan warna tersebut (layer putih dengan Brush besar tadi) dengan foto yang terClipping Mask. Ribed iia..?!?!? :p Maksud kami adalah.. Tambahkan Clipping Mask juga pada layer tersebut.. perhatikan gambar di bawah..


Jika sudah.. maka hasil akhirnya dengan menambahkan kata-kata di bawahnya.. apapun itu.. maka akan seperti ini..


Menjadi seperti ini..


Seolah belum cukup juga... kita bisa membuat posisi foto tersebut dengan kemiringan yang kita inginkan.. atau juga dengan tambahan pin atau bahkan lem/isolasi perekat (seperti yang kami lakukan di postingan kami yang berjudul Cara membuat Isolasi) yang menandakan bahwa foto tersebut tengah di pajang di sebuah dinding atau apapun itu bendanya.

Here’s how your output will look like. 


Sekian dari kami.. dan Terimakasih.

Tags: , , , , , , , ,

Written by

Hanya menjalani lakon yang diberikan Sang Penguasa Semesta. Semoga apa yang ditulis di sini bisa sedikitnya memberikan manfaat tuk kita semua.

A single dot with a single line that inspires feelings, love and cares, emotions, and statements. Kudos!

22 comments:

  1. Selalu PERTAMAX buat belajar PS :)

    ReplyDelete
  2. jadi kayak foto langsung jadi yang obyek wisata itu ya Mas..

    ReplyDelete
  3. wah, keren banget jadinya. cukup banyak nih langkah2nya. lanjut kawan, ngetest dulu deh!

    ReplyDelete
  4. Keren Gan Tips nya..., kebetulan amit ane lagi belajar juga masalah Photoshop..., terimakasih ya Gan atas informasi nya.

    ReplyDelete
  5. Wow..
    ini baru ilmu mantapz..
    makasi ya masbro.. :D

    ReplyDelete
  6. mantab tutorialnya, bisa dibuat narsis bikin foto polaroid pribadi nih :D

    ReplyDelete
  7. kalau harga kamera polaroid sekarang berapa ya

    ReplyDelete
  8. sip tutornya gan, bisa dibuat belajar nih

    ReplyDelete
  9. enaknya klw bisa desaign putusup...buatin donk :)

    ReplyDelete
  10. Berhubung saya orangnya males ribet dan emang dasarnya rada puyeng soal edit mengedit, biasanya langsung menggunakan aplikasi yang support foto polaroid.
    Tinggal pilih, jadi deh, wkwkwkwkw.... :lol: *bener2 gak kreatif* :))

    ReplyDelete
  11. mantap torutorialnya bro ...
    comment back ya and follow blog saya..
    http://saviorkid.blogspot.com/
    nanti saya follback.

    ReplyDelete
  12. Sialaaan editannya kok bisa jadi bagus gitu yak.. hahaha.. photoshop memang harusnya masuk keajaiban dunia.. ke sembilan!

    Lha kedelapannya apa ndop? Ehm ehm.. saya!

    HAHAHAHHA

    ReplyDelete
  13. hueheheeh... gitu kang iia.. iia ajja dee :p

    ReplyDelete
  14. Wah blognya keren gan banyak tutor :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. kecil-kecilan om.. baru bangkit lagi ini juga..
      matur suwun amfirannya om (Y)

      Delete

Kamu tetap produktif dan kreatif bahkan dalam keadaan stress sekalipun?

 

Photoshop Icon

Holic Posts

Follow by Email

Why to Choose PSHolic?

PSholic terbagi menjadi 3 bagian penting yang harus bisa dieksplor secara keseluruhan dan bukan bagian perbagian. Photoshop Pemula... Photoshop Menengah... Photoshop Mahir... Enjoy!
Copyright © Belajar Photoshop | Designed by Templateism.com