Monday, March 11, 2013

Mengenal Seleksi - Pen Tool

Share & Comment
Tidak sama halnya dengan alat tulis kantoran yang biasa kita pergunakan ketika kita menandatangi berkas-berkas penting dan lain sebagainya.. Pen satu ini unik. Pen satu ini favorit semua Photoshoppers. Pen Tool (P) yang juga sekaligus momok bagi sebagian pemula, persis seperti saiia pribadi dulu ketika masih belajar satu persatu agar bisa menggunakan tool satu ini.

Tapi itu dulu. Lain dulu lain sekarang. Tool satu ini ternyata mendapatkan tempat pertama di hati kami manakala kami berurusan dengan yang namanya Seleksi. Yupp.. tool ini sangatlah powerful.. berguna dan mudah dipahamai karakternya.

Itulah mengapa, dari sekian banyak tool selection yang pernah tampil di sini.. Pen Tool (P) selalu punya satu lagi postingan, selalu mendapat tempat, selalu diperbaharui apa dan bagaimananya ketika kita berhadapan langsung dengan tugas kita. Hmm.. blibed..

Ringkas kata.. Pen Tool (P) akan selalu bersinggungan langsung dengan kehidupan seorang Photoshopper seperti Agan/Sis semua. Dengan tingkat keakuratan tinggi, alat ini menciptakan selubung Path yang lalu dengan mudahnya kita convert menjadi sebuah seleksi via a command-click.

Pen Tool (P) lumayan menyulitkan -pada awalnya- untuk kita handle, namun sekali ajja kita menguasai dan mengetahui dengan pasti apa sebenarnya kemauan dari alat ini, maka dapat dipastikan, alat ini pulalah yang akan selalu kita pakai untuk mengeksekusi tugas-tugas seleksi tadi yang dalam beberapa hal, sangat tidak memungkinkan jika kita hanya mengandalkan Polygonal Lasso (L), apalagi Lasso Tool (L) biasa.




Kita pernah mempelajari tool ini, namun kala itu kita belum menyinggung kegunaan alat ini sebagai alat seleksi.. kita baru belajar bagaimana membuat Path dari tool ini. Maka jika kebetulan Agan/Sis merasa terlewati dan memang belum memahami bagaimana membuat single path, path terbuka dsb dengan alat ini, dan tambahan lagi, sebelum kita melangkah lebih jauh membuat seleksi dengan bantuan tool ini, ada baiknya Agan/Sis tengok terlebih dulu Cara mudah menggunakan Pen Tool (P) yang di sana kita akan banyak diperkenalkan dengan yang namanya Anchor Point dsb.


Penggunaan

Karena kita sudah tidak perlu lagi mengulang pelajaran lalu, maka kini kita bisa langsung masuk pada tahapan berikutnya dari Pen Tool (P), yakni Pembuatan Seleksi.



Agan/Sis ingat dengan postingan kami di Jumper? Banyak terdapat Anchor Point dalam foto cover film Jumper tersebut bukan? Hell yeah.. dengan menambahkan banyak anchor point di tiap sikutan kelokan area yang ingin kita seleksi.. kita bisa lihat langsung kinerja tool satu ini. Pada gambar berikut.. kita akan mengeluarkan body ferrari di atas keluar dari backgroundnya..

Coba perhatikan perintah pada screenshot berikut perlahan.. :)




Selama kita gag bekerja pada gradasi-gradasi warna lembut (agak melebur, kabur, gag jelas), seharusnya Pen Tool (P) akan dengan mudah kita cintai. Merupakan top list dari tool yang akan kita pilih, yang sekaligus memiliki banyak keuntungan.

Setelah Make Selection terpilih, maka path tadi secara otomatis akan berubah menjadi semut beriringan seperti gambar di bawah. Jangan gundah jangan panik jangan ragu jangan bimbang jangan acuhkan segala tetek bengek kelanjutan dari kalimat ini. It is normal. Itulah seleksi kita.


Source; prestigeluxuryrentals.com

Gunakan selalu file-file yang high resolution dari JPG. Dengan clipping path yang kita ciptakan melalui kerja keras alat ini, kita akan dapat menajaga hasil tetap maksimal dalam menghapus atau membuang sesuatu dari backgroundnya atau sebaliknya (removing a product dari backgroundnya).

Setelah itu kita bisa memisahkan body ferrari tersebut dari backgroundnya menuju sebuah layer baru. Perhatikan gambar berikut.. Kita masuk ke menu Layer > New Layer > Layer via Copy. Shortcut untuk trik ini adalah Ctrl + J. Mudah bukan.




Gambar di atas secara jelas memperlihatkan terdapat Layer 1 dan Layer 2 yang sudah terpisah. Layer 1 merupakan layer asli dari Ferrari yang kita edit, sementara Layer 2 adalah body ferrari yang siap kita edit lebih lanjut. Biasanya, untuk mempermudah pelajaran kita, atau untuk mempermudah Agan/Sis sendiri ketika bekerja agar menamai tiap layer supaya kita tidak linglung ini yang mana itu yang mana dan seterusnya.


Kombinasi

Sekarang kita akan sedikit mengkombinasikan body ferrari ini dengan sesuatu. Silahkan Agan/Sis googling untuk menemukan file yang dirasa cukup pas dalam mempresentasikan ferrari kita tadi. Kami menggunakan file dari alphasiren.me serta dari pickywallpapers.com.




Menjadi seperti ini...




Atau.. dari yang ini.. yang kiri adalah originalnya.. kami ubah backgroundnya dengan bantuan Pen Tool (P) yang lalu kami isi dengan warna Hitam.. lalu..




Menjadi seperti ini...




Kami rasa, Mengenal Seleksi - Pen Tool kali ini cukup sekian dan terimakasih.

Tags: , ,

Written by

Hanya menjalani lakon yang diberikan Sang Penguasa Semesta. Semoga apa yang ditulis di sini bisa sedikitnya memberikan manfaat tuk kita semua.

A single dot with a single line that inspires feelings, love and cares, emotions, and statements. Kudos!

29 comments:

  1. wah cantik banget hasilnya...praktekin neh..

    ReplyDelete
  2. mantap banget nih, test coba'in kawan. makin mantap banget!!

    ReplyDelete
  3. keren bener jadinya.. ^_^ .tapi saya masih bingung.

    ReplyDelete
  4. apanya nii yg bkin bingung?! :(

    ReplyDelete
  5. thanks atas artikelnya yang keren ini..

    ReplyDelete
  6. Mantap Mas,,,jadi panduan buat saya.Sangking tiap hari tentang photoshop jadi bingun saya Mas mana yang mau dipratekkan haha :)

    ReplyDelete
  7. hueheheh iia pelan2 ajja kang ;) pan blog nii emang ttg photoshop kang..
    jadi tiap ari post nya ttg photoshop :p

    ReplyDelete
  8. ini yang saya butuhkan dalam memahami pengguna PEnTOOL... saya aja belajar photosop setengah mampus, hehhe... Terus lanjutkan panduan panduan menggambar yang menggoda selera. Jujur masih amatir and malas kalo di suruh otak atik gambar di potoshop...

    SUKSES YA

    ReplyDelete
  9. wah mantap dech sobat, saya malah tertarik hasil editan sobat yang parfum itu,, keren dech

    ReplyDelete
  10. wah tutorialnya membantu bagi pemula dan sangat detail. kalo bisa sih, order gambar editanya mas, hehe

    ReplyDelete
  11. waduh mesti sering-sering berkunjung ke sini nih kayaknya..ilmu photoshop nya banyak...


    salam kenal, mas. saya peminat design grafis yang terjebak di IT hardware #curhat

    ReplyDelete
  12. terima kasih um, saya sangat senang mengedit photo um

    ReplyDelete
  13. Top lah pokok nya mah keren kang (y)

    ReplyDelete
  14. wuuuuuuuiii..itu mobilnya tinggal dibawa ngaciiirr kecepatan 100m/jam weesssss khereen trus yang make disemprot minyak wangi dulu aiiih makin mantab cyiin ..:)

    *hutan dibikin seger gitu bisa ga gen?

    ReplyDelete
  15. huehehehe.. bisa bisa.. :p siramin tiap ari pake aer se konteiner :p

    ReplyDelete
  16. lebih sering pake magic wand sih, sob! daripada pen tool...
    tapi paling enggak. dari sini gue jadi banyak tau tentang desain...
    hehehe
    thanks ea...
    :)

    ReplyDelete
  17. Mantap kang... awal2 menggunakan pen tool agak sulit juga, tapi kalau udah terbiasa jadi enak menggunakan'nya.. :D

    ReplyDelete
  18. jadi bener kang iia.. ala bisa karena biasa :)

    ReplyDelete
  19. ahaaa...., oke juga neh....
    coba saya belajar ya....
    pen tool, hasilnya bagus ya....

    ReplyDelete
  20. mana kang hasilnya? pamerin di sini kang :)

    ReplyDelete
  21. Tengkyu pisan Gan, saya suka editing dan saya suka dengan website ini. Hatur nuhun ah.
    Di visit juga Gan website ane hehe :) >>> Pusat Obat Tradisional

    ReplyDelete
  22. informasinya bermanfaat sekali gan, wah jangan lupa kunjungi balik lapak ane nih
    useful information gan, oh do not forget to visit the stall behind ane nih
    Obat maag kronis
    http://obatpenyakitmaag.net/2014/11/27/obat-penurun-asam-lambung/

    ReplyDelete

Kamu tetap produktif dan kreatif bahkan dalam keadaan stress sekalipun?

 

Photoshop Icon

Holic Posts

Follow by Email

Why to Choose PSHolic?

PSholic terbagi menjadi 3 bagian penting yang harus bisa dieksplor secara keseluruhan dan bukan bagian perbagian. Photoshop Pemula... Photoshop Menengah... Photoshop Mahir... Enjoy!
Copyright © Belajar Photoshop | Designed by Templateism.com