Monday, June 9, 2014

Armed with wings 3

Share & Comment

Selamat pagi selamat berbahagia tuk Agan/Sis semua.

Kembali lagi kami hadir, kali ini masih dengan perpanjangan game Armed with wings. Seperti janji kami untuk menuntaskan episode perjalanan si Rebel Army, Armed with wings 3. Flash game ringan yang diciptakan oleh Daniel Sun di Sun-studios.net ini memang lumayan menyita perhatian kami. Terbukti, setelah inipun kami masih akan menerbitkan tulisan berikutnya yang masih merupakan sambungan game ini yakni Armed with wings Culmination serta Redmoon.




Armed with wings 3 makin ciamik dan halus serta artistik dalam hal grafis dan gerak tiap karakternya. Dibanding kedua pendahulunya, yakni Armed with wings dan Armed with wings 2, Armed with wings 3 ini memiliki gerakan yang lebih luwes pada tiap karakternya. Detail pada grafis pun makin menjadi perhatian. Belum lagi jika Agan/Sis memberanikan diri tuk mengintip Armed with wings Culmination. Makin keren. Tapi tetap.. flash game dua dimensi yang sangat ringan.

Pada episode kali ini, Lone Warrior sepertinya telah menemukan penggantinya, yang ia lihat sangat cocok pada diri Leo yang masih anak tunggal dari Lady Eivanna (yang pada Armed with wings 2 pernah dilukai oleh Hawken yang dulunya pada Redmoon merupakan tentara handal besutan brother Hawken tersebut). Membingungkan? Mungkin hanya bahasa kami saja yang berlibet gag keruan. Ada baiknya Agan/Sis langsung lihat saja beberapa screenshot yang telah kami siapkan untuk mempermudah Agan/Sis mengenali seperti apa nantinya game ini jika Agan/Sis benar-benar ingin memainkannya.


Wallpaper

Intip wallpapernya di sini!

Klik untuk memperbesar! (Layar 14″= 1366×768).



Download Armed with wings 3


Lihat data statistik Leo melalui chanel ini pada game Agan/Sis!

Bla bla bla...
Klik untuk memperbesar! (Layar 14″= 1366×768).











Armed with wings 3 sedikit berbeda dalam segi perwarnaan jika dibandingkan dengan dua pendahulunya. Pada game ini terdapat beberapa variasi ambience yang diwakili dengan warna-warna yang berbeda di tiap chapternya.

Berikut ini penggambarannya..


Klik untuk memperbesar! (Layar 14″= 1366×768).









Karakter

Sama halnya dengan serial tv BBC Sherlock Holmes, maka karakter yang kami suka dari keduanya (entah itu Armed with wings ini maupun Sherlock Holmes) adalah karakter yang memainkan peran antagonis. Di game ini, siapa lagi kalau bukan Mr. Vandheer Lorde.. dan Jim Moriarty pada serial William Sherlock Scott Holmes :p

Kenali karakter dari tiap tokoh yang akan muncul pada Armed with wings 3


Karakter...

Salah seorang (kalau bisa dikategorikan sebagain orang) anak buah King Vandheer Lorde yang bisa kita temui di session kedua setelah Leo berhasil mengalahkan rintangan-rintangan awal, baik dari para prajurit aneh hingga ke perwiranya yang gag kalah aneh.

Leo mengalahkan perwira tersebut, mengira ia telah tewas, namun segera disadarkan oleh Lady Eivana, sang Ibu yang mengatakan agar Leo tidak terlalu jumawa menghadapi musuh-musuhnya, terbukti ternyata sang Perwira belumlah mati, hingga akhirnya dituntaskan oleh Eivana. Di belah dua!

Berlanjut ke chapter berikutnya yang akan mengantarkan Leo kepada Gaaz, sang penculik warga setempat berikut sang Mamah tercinta, Lady Eivana. Gaaz ternyata lebih mudah dikalahkan jika dibandingkan dengan sang perwira yang punya pedang yang bisa tiba-tiba muncul dari dalam tanah itu.. Peletakkan karakter yang aneh oleh sang pencipta game ini. Anyway.. tokoh ini memang perlu ada.. entah mengapa saiia mengatakan hal seperti itu.

Sebelum kita ke sang Jendral (untuk pangkat-pangkat yang kami singgung, ini murni kami yang mengarangnya, tidak akan Agan/Sis jumpai penamaan seperti itu di game nya) Gaaz, kita tengok terlebih dulu sang Mamah, Lady Eivana. Jika Agan/Sis pernah bersinggungan dengan Redmoon, maka karakter satu ini gag akan terlalu asing.

Yupp.. beliau adalah tokoh utama di game Redmoon. Profilenya memang belum terlalu terkuak di situ karena memang di game tersebut, sepertinya -kalau gag salah- dia hanya menuruti apa yang dikatakan Brother Hawken tuk dilakuin. Walau di akhir game, ia berhasil mengalahkan Vandheer Lorde, namun sepertinya alur cerita mengatakan yang beda.. The King masih tetap menitiskan dirinya. Masih hidup. Buktinya pada Armed with wings 2 Armed with wings 3 ini, sang momok masih memegang kendali walau ada sisipan tokoh baru, Network yang cukup mencengangkan.

The Next Armed with wings. Begitulah kami mengidentifikasi karakter kita satu ini. Mungkin karena faktor usia (hahaha..), sang Armed with wings yakni Lone Warrior turun tahta. Penunjukkan Lone Warrior pada Leo yang mengisyaratkan bahwa anak inilah Armed with wings selanjutnya bisa kita dapati di sekuel permainan kita kali ini.

Karakter satu ini benar-benar kitalah yang mengolahnya. Tidak seperti The Lone Warrior yang tau-tau membelot dari Vandheer, yang kemudian menggulingkan kerajaannya (lihat Armed with wings 2), Leo lebih jelas (walaupun ada yang mengganggu, siapa sebenarnya ayah dari Leo? Hahahah). Di tangan kitalah akan seperti apa Armed with wings nantinya (Penasaran? Tunggu Armed with wings Culmination). Perolehan tiap-tiap kekuatanpun punya alur yang jelas. Runtut, enak dijalaninnya. Mulai dari tekhnik tangan kosongnya, senjata yang mesti dipergunakan untuk kondisi seperti apa, hingga kekuatan-kekuatan special yang dimiliki. Bisa dikatakan, Armed with wings 3 memang di setting untuk menjadi sebuah titik kulminasi yang melahirkan Armed with wings Culmination.

Tentunya Agan/Sis sudah tidak bingung lagi dengan tokoh satu ini, batu sandungan dari keseluruhan sekuel yang ada, paling-paling berkisar masalah titis menitis, atawa inkarnasi yang secara keseluruhan sangat kental di game kita satu ini. Jadi.. untuk segala perbedaan yang ada, kiranya kita gag perlu mengangkat sisi satu itu bahkan sampai menjadikan kita bertempur satu sama lain.. hehehe.. kecuali memang ada dari kita yang benar-benar ingin mengetahui banyak hal, diskusi di bidang ini silahkan dikembangkan.

Kalau Agan/Sis perhatikan, Lone Warrior memiliki ciri khas pada tiap gerakannya yang itu -kerennya- gag pernah sengaja dihilangkan. Cool! Namun di game kita kali ini, porsi yang ia perankan hanya sebagai pemandu jalannya kisah ini hingga Leo bisa bertemu langsung dengan musuh bebuyutannya yang pada kisah sebelumnya sempat mengenyam kehidupan penjara yang serba putih. Keren.. penjara serba putih. Ko' di kepala saiia, asosiasi ketika melihat 'penjara putih' tersebut jadi melenceng ea..?! Hehehehe..

King of the darkness.. seperti itulah yang akan terucap jika kita mengklasifikasi antara kebaikan dan kejahatan, hitam dan putih atau istilah-istilah yang saling kontradiktif satu sama lain.

Di mata kami.. Vandheer Lorde adalah gambaran tokoh yang galak.. keras.. hi-self-esteem.. Pemberontak terhadap situasi yang ada. Di sini malah ia terkesan lebih kalem. Gerakan yang biasanya terlihat ketika ia melibas musuh-musuhnya (lihat Armed with wings 2), kaki yang lincah, tangan yang ngeraup apapun yang menghalanginya.. teredam. Apalagi jika kita perhatikan dari tayangan film yang menyertai game ini, saat pengakuan (yang mesti ia lakuin) terhadap Leo, yang hanya seorang anak kecil.. berikut koleganya Network yang sama-sama bertekuk lutut di hadapan Leo.. mengenaskan!

Dari semua karakter yang ada dalam Armed with wings, tokoh satu inilah yang saiia suka, sama persis seperti kisah Sherlock Holmes yang pernah saiia singgung, Jim Moriarty lah yang keren menurut saiia :)

Hmm.. (menghela nafas). Network. Entah mengapa game satu ini mendapat selipan karakter kurus tinggi bertanduk yang mampu menyerap jiwa tiap yang menghalanginya.. Samakah dengan peran Blackmist terhadap Armed with wings? Network terhadap Vandheer Lorde. Silahkan Agan/Sis tentukan sendiri plotnya :p

Mungkin kesimpulan sementara yang bisa kami tarik adalah.. I have no idea about this one!

Lagi-lagi.. I have no idea about this one!



Mainkan Armed with wings 3 Online; Belum tersedia.


BLA BLA BLA...
Klik untuk memperbesar! (Layar 14″= 1366×768).



Tidak terlalu jauh berbeda dengan Armed with wings 2 serta episode-episode sebelumnya, Lone Warrior masih menggunakan beberapa gerakan yang identical, namun dengan beberapa pengembangan di sana-sini tentunya. Seperti terlihat pada screenshot yang kami berikan pada bagian Statistik di atas (tengok lagi untuk lebih teliti apa yang kami maksudkan, red.)

Tanpa adanya Mode baik itu easy, medium maupun hard apalagi extreme, game satu ini mengizinkan kita tetap menyimpan perolehan tertinggi terakhir kita sehingga apabila kita mengulangi lagi dari awal, maka akumulasi XP akan terjadi, menyenangkan tentunya.
Tags: , , , , , , , ,

Written by

Hanya menjalani lakon yang diberikan Sang Penguasa Semesta. Semoga apa yang ditulis di sini bisa sedikitnya memberikan manfaat tuk kita semua.

A single dot with a single line that inspires feelings, love and cares, emotions, and statements. Kudos!

0 comments:

Post a Comment

Kamu tetap produktif dan kreatif bahkan dalam keadaan stress sekalipun?

 

Photoshop Icon

Holic Posts

Follow by Email

Why to Choose PSHolic?

PSholic terbagi menjadi 3 bagian penting yang harus bisa dieksplor secara keseluruhan dan bukan bagian perbagian. Photoshop Pemula... Photoshop Menengah... Photoshop Mahir... Enjoy!
Copyright © Belajar Photoshop | Designed by Templateism.com