Monday, April 24, 2017

Cara menggambar secara Digital di Photoshop

Share & Comment

Bagaimana sebenarnya cara menggambar menggunakan Photoshop, atau yang lebih kita kenal dengan sebutan Digital Painting itu? Seperti yang sering kami singgung disini, jika kita mengandalkan teknik-teknik ribed yang ada di internet, maka jelas jawaban untuk pertanyaan tadi itu juga ikut ribed. Maka untuk menghindari keribedan-keribedan tersebut, sebenarnya dengan membaca 2 atau 3 tulisan di blog ini mengenai Digital Painting, sudah cukup buat Agan/Sis untuk memulai gambar digital Agan/Sis sendiri.

Foreground Color

OK baiklah, sekarang kita sedikit masuk ke teknis. Persiapannya, selain kopi dan rokok, siapkan yang simpel-simpel saja pada Photoshop Agan/Sis. Berikan warna dasar pada Foreground maupun Background lembar kerja baru Agan/Sis ter-set-up seperti defaultnya, yakni Hitam dan Putih. Jadi kita akan menggambar, hanya menggunakan warna ini (Hitam/bukan warna sebenarnya). Jadi, dari awal, kita hanya akan menggunakan warna #000000.

Untuk mendapatkan tebal tipis, kasar halus, serta variasi lainnya pada gambar, seperti tekstur yang nantinya akan tercipta, perhatikan selalu bagian mode pada brush pilihan Agan/Sis. Gunakan Brush (B) apa saja yang menurut Agan/Sis paling cocok untuk keperluan gambar Agan/Sis. Kembali pada bagian modenya, disinilah letak kuncinya.

Selama kita menggambar, terutama jika kita tidak punya tablet (Wacom dsb), artinya kita menggambar secara manual menggunakan tetikus, maka Opacity serta Flow akan menjadi sasaran utama yang akan sering kita sentuh (selalu berubah-ubah), kadang rendah, kadang tinggi, tergantung keperluan. Ini yang membedakan dengan pen tablet, yang tinggal tekan kenceng atau lebih loose dalam menekan pen-nya sudah menciptakan hasil yang berbeda pada gambar kita.

Preparing the Illustration

Jika semua sudah disiapkan, (kopi dan rokok sudah tidak perlu beli di warung sebelah, red), maka mulailah menggambar. Biarkan awalnya berantakan. Bentuk sketsa kasarnya saja, tidak mengapa, tidak perlu terlalu mendetil juga tak masalah, karena untuk mencapai kesempurnaan, dibutuhkan waktu yang tidak sebentar. Di awal ini, kita hanya butuh untuk membiasakan tangan kita menggunakan tetikus hingga mendapat feel enaknya.

Tuangkan apa yang ada di kepala kita pada lembar kerja di Photoshop. Perlahan tapi pasti. Jadikanlah proses menggambar kita itu sebagai sesuatu yang kreatif rekreatif, tidak hanya otak kita bekerja keras sampe pusing, tapi juga harus rekreatif, menyenangkan. Jika kita tidak mendapatkan hal yang menyenangkan selama melakukan proses kreatif (apapun itu), maka untuk apa kita melakukannya? Lebih baik bersegera untuk meninggalkannya dan berharap dapat menemukan yang baru yang tidak hanya kreatif tapi juga rekreatif.

Lakukan proses menggambar secara Digital tersebut terus-menerus secara berkesinambungan dan menggairahkan, niscaya.. beuh.. abis dah duit buat beli rokok sama kopinya.. bhahaha..
Tags: , , , , , , , , ,

Written by

Hanya menjalani lakon yang diberikan Sang Penguasa Semesta. Semoga apa yang ditulis di sini bisa sedikitnya memberikan manfaat tuk kita semua.

A single dot with a single line that inspires feelings, love and cares, emotions, and statements. Kudos!

0 comments:

Post a Comment

Kamu tetap produktif dan kreatif bahkan dalam keadaan stress sekalipun?

 

Photoshop Icon

Holic Posts

Follow by Email

Why to Choose PSHolic?

PSholic terbagi menjadi 3 bagian penting yang harus bisa dieksplor secara keseluruhan dan bukan bagian perbagian. Photoshop Pemula... Photoshop Menengah... Photoshop Mahir... Enjoy!
Copyright © Belajar Photoshop | Designed by Templateism.com