Sunday, May 28, 2017

ArtRage: Pelukis dan Teknologi

Share & Comment
Di era seperti sekarang ini, terlebih jika kita menyaksikan Continuum atau The Flash the fastest man alive hingga film-film dengan tema futuristik memukau lainnya, maka tidak ada salahnya jika di kepala kami muncul pemikiran bahwa mungkin nantinya para seniman, pelukis terutama, tidak lagi menggunakan media seperti kanvas dan atau tembok layaknya era manusia -yang dibilang- primitif oleh para arkeolog kacangan tersebut, mungkin melukis sudah di udara, seperti halnya penggambaran di Continuum. Ckckckck..

Menggambar dan atau Melukis

Apa yang tidak tersentuh keajaiban 'teknologi?' Entah seperti apa sebenarnya reaksi asli dari para seniman terutama pelukis asli dengan kuas dan kanvas di tangan mengenai gempuran kenyataan ini. Kita berada di era yang tiba-tiba semua berada dalam genggaman. Nyaris Insane! Itu menurut pendapat pribadi kami.. tak mengapa jika penjeuneungan sadayana beda pendapat.

Terobosan baru yang aslinya-pun sudah tidak baru lagi (alias penulis emang ketinggalan tuk yang satu ini, red.) yakni melukis menggunakan iPad. Melukis sambil boker hanya di genggaman si empunya teknologi tersebut. Tanyakan pada diri masing-masing.. kita tengah menuju era kecanggihan budaya atau malah hanya terjun bebas ke dalam jurang kehancuran? Wkwkwkwk.. terlalu serius kawan. Silahkan baca juga Berkenalan dengan ArtRage agar semakin menambah alat perang jeneungan sadayana.


Agan/Sis bisa lihat gambar di atas. Hmm.. Itu adalah hasil di era-era awal kami bersinggungan langsung dengan software gambar yang menakjubkan satu ini. ArtRage. Inipun masih di PC biasa. Tidak dalam genggaman dan sambil poop buatnya, tidak seperti folks sadayana, tapi tak mengafa. Masih sangat mentah dan apa adanya. Selain ini masih banyak lagi hasil yang kebetulan pernah kami buat, silahkan tunggu postingan-postingan mengenai ArtRage di kesempatan berikutnya agar tidak ketinggalan seperti apa sebenarnya software gambar satu ini jika dibandingkan dengan Photoshop.

Untuk sementara, katakanlah bahwa aplikasi baru ini memang nyatanya bisa dan semakin memudahkan para pelukis menghasilkan karya-karyanya dengan cara yang lebih 'bersih' dari kotornya baju dan ruang tempat kontemplasi menghasilkan karyanya. Berkah? Karena tidak lagi direpotkan dengan cat dan sebagainya adalah berkah bagi para pelukis? Silahkan tanyakan langsung pada para pelukis aslinya untuk lebih jelasnya mengenai pertanyaan tersebut.

Cukup dengan meng-install aplikasi ringan ini, para pelukis -atau katakanlah, kita semua yang ingin bisa melukis layaknya para maestro- bisa menuangkan ide-ide liar kita layaknya di atas kanvas biasa. Baik dimulai dengan sketsa, penambahan detail hingga penambahan elemen-elemen tempur lainnya, atau secara langsung tanpa line atawa sketsa-sketsa yang mengkerdilkan tadi, langsung dengan warna-warni mencolok terserah keinginan si pelukisnya.

Memang teknologi ini meniadakan kotornya tangan atau ruangan kita karena cat yang bertumpahan dan lain sebagainya, memang alat ini meniadakan kebingungan kita manakala kita menjumpai kesalahan demi kesalahan yang terjadi, tinggal tekan Ctrl+Z atawa Undo, maka semua bisa beres dan selesai dengan tanpa pusing-pusing lagi karena kehabisan kanvas atau cat atau mood kita sekalian.

David Kassan kelahiran Amrik sana, termasuk salah seorang pelukis life-size realist portrait masyhur kebetulan juga menggunakan software ini. Silahkan man-teman kunjungi channelnya jika memang ingin belajar langsung dengan beliau dengan video-videonya yang tidak kurang dari 1 juta viewer tersebut, siapa tau, selain dapat jodoh, sampeyan bisa buka bisnis online baru dengan menggandakan kemampuan dari Photoshop plus ArtRage Agan/Sis semua nantinya.

God Speed!
Tags: , , , , , , , , ,

Written by

Hanya menjalani lakon yang diberikan Sang Penguasa Semesta. Semoga apa yang ditulis di sini bisa sedikitnya memberikan manfaat tuk kita semua.

A single dot with a single line that inspires feelings, love and cares, emotions, and statements. Kudos!

0 comments:

Post a Comment

Kamu tetap produktif dan kreatif bahkan dalam keadaan stress sekalipun?

 

Photoshop Icon

Holic Posts

Follow by Email

Why to Choose PSHolic?

PSholic terbagi menjadi 3 bagian penting yang harus bisa dieksplor secara keseluruhan dan bukan bagian perbagian. Photoshop Pemula... Photoshop Menengah... Photoshop Mahir... Enjoy!
Copyright © Belajar Photoshop | Designed by Templateism.com