Monday, May 1, 2017

Tutorial menggambar Digital dengan Mouse

Share & Comment
Holaa.. Kali ini, sambil ditemani Bryan Heisenberg Cranston bersama Aaron Pinkman Paul yang tidak pernah akur hingga akhir seri tersebut tuntas, juga ditemani saat mereka di hotel bersama David Blaine yang menancapkan 'pemecah es' pada telapak tangannya tanpa meneteskan darah sedikitpun, psholic akan kembali sedikit berbagi mengenai bagaimana cara menggambar secara digital menggunakan aplikasi Photoshop tanpa menggunakan pen, tablet serta alat canggih mutakhir lainnya selain Tetikus aka Mouse yang kita handalkan tiap kita online mencari dokumen-dokumen jorok di Tinder dan lain-lain.

Wowww.. pembukaan luar-biasa yang teramat Cheep! Tak mengapa-lah.. Hehehee.. Bukannya sok tau bukan sok menggurui apalagi mengangkangi matahari.. namun kami hanya sekedar berbagi, pembelajaran kali inipun sangat terbuka atas kritik serta cacian sekalipun.. sangat di monggo untuk itu, semoga dengan hal-hal keras seperti itu akan menambah perbaikan disana dan disini.. dimana-mana hatiku senang.. halahhh..

Pelajaran atau Tutorial menggambar Digital menggunakan Mouse kita sebenarnya singkat saja, mengingat kamipun harus menyelesaikan sesi netflix and chill kami bersama Breaking Bad seperti yang kami singgung di awal tadi, singkat karena memang tidak panjang dan melingkar, singkat karena memang pendek dan memang benar-benar singkat secara harfiah.. begini rinciannya..

Agan/Sis mungkin belum tahu, tidak tahu, baru mencoba atau sedang belajar menggambar secara digital? Jika belum.. jangan takut.. menggambar secara digital atau yang nge-trend disebut Digital Painting ini sangatlah sederhana rumusnya..

Pertama, buka photoshop kita.
Kedua, pilih tool Brush (B).
Ketiga dan terakhir.. tuangkan segala imajinasi kita di lembar kerja kosong pada photoshop kita.

Done!

Beres tokh.. mudah bukan.. karena memang hanya seperti itulah langkah-langkahnya.. Sangat tidak mendidik dan asik? Tunggu dulu kawan.. Coba renungi barang sebentar ketiga langkah di atas, dengan sebenar-benarnya perenungan. Selami dalam sanubari kita masing-masing, lalu tanya secara jujur pada kalbu bersih serta hangat kita.. perlukah kita akan langkah-langkah selain 3 langkah terpenting di atas?

Perhatikan baik-baik.. lalu renungi gambar berikut.. jangan lupa kopi serta rokoknya jangan sampai tertinggal.. kalau belum sempat buang air kecil.. lakukan nanti saja.. nanggung kawan! Dan jika berkehendak untuk mengenal lebih jauh mengenai Digital Painting ala PsHolic, silahkan saja, dimonggo (Y)




Hohoho.. calm down, babe.. Coba saja perhatikan gambar di atas tersebut.. perhatikan dengan sebenar-benarnya perhatian.. disana hanya diawali dengan lembar kosong pada Photoshop kita, lalu dicoret (seperti yang sering kami singgung pada pelajaran-pelajaran menggambar secara digital menggunakan mouse dengan mudah pada blog ini) dengan Brush warna Hitam (default) yang opacity nya di kurangi hingga 20% (langkah no 1).

Lalu untuk no 2. Itu kami buat di layer baru.. masih dengan Brush warna hitam tadi, naikkan opacity nya menjadi 25% (25-25).. lalu buat sketsa yang saat itu ada di kepala Agan/Sis.. tanpa stock, (kalau bisa dan kalau memang ingin mengembangkan imajinasi.. tak perlu stok ataupun referensi, murni gunakan gambar yang ada di kepala kita saja, itu lebih baik) tanpa jiplak, tanpa liat kanan/kiri dsb.. just.. coret saja langsung di lembar kerja kita tanpa sungkan-sungkan.

No 3, 4, 5 dan 6 juga demikian.. merupakan perpanjangan tangan dari no 2 dan 1.. brush dengan warna hitam tadi.. hanya saja memang, opacity nya yang perlu di perhatikan.. Opacity serta Flow dari brush yang kita pakai, sangat menentukan hasil akhir dari gambar kita.

Note : Disini kami menggunakan brush Hard Round bawaan PS, dengan Hardness 93%.. tiada yang lain. :)

Hasil akhir (tanpa warna), bisa Agan/Sis lihat pada gambar berikut ini..


Adapun preview pemgembangan atau varian wajah iconic dari sampel yang kita buat tadi, bisa dilihat pada Spoiler (Show Hide) di bawah. Hmmm.. Ternyata memang tak sebegitu menakutkannya bukan? Kendala tak punya pen tablet, wacom dsb? Jangan takut.. tetikus sama handalnya kawan.. karena yang handal itu bukan alat-alat tersebut.. tapi yang menggerakkannya.. pada awal-awalnya memang akan ancur-lebur.. tapi itu manusiawi dan sangatlah wajar, karena kita belum terbiasa.. lama kelamaan juga, kami yakin.. akan semakin porak-poranda.. aihhh.. gag lah.. tentu akan sebaliknya.. We hope so! :P

Variasi pengembangan sampel...






Santai ajja man temaan.. (Y) Wokehlah kalau begitu, sekian dulu tutorial singkat padat menawan dari kami -psholic- mengenai Digital Painting menggunkan Mouse kali ini, jika ada kekurangan, dengan segala hormat, kami persilahkan untuk menambahkan, memberi masukan atau bahkan cacian, wkwkwkwk.. mungkin itu yang ada dalam pikiran Agan/Sis, tapi tak mengapa, seperti biasa, sing fenting, kami senang berbagi walau cuma 1 ayat.. oaalaahh..

Belajar menggambar memanglah sangat menyenangkan. Jika dirasa ada yang kurang jelas.. silahkan bertanya sama man-teman yang lain, lol.. karena itulah fungsinya kebersamaan, kita masih sama-sama belajar.

Ya tokh?! :P
Tags: , , , , , , , , ,

Written by

Hanya menjalani lakon yang diberikan Sang Penguasa Semesta. Semoga apa yang ditulis di sini bisa sedikitnya memberikan manfaat tuk kita semua.

A single dot with a single line that inspires feelings, love and cares, emotions, and statements. Kudos!

0 comments:

Post a Comment

Kamu tetap produktif dan kreatif bahkan dalam keadaan stress sekalipun?

 

Photoshop Icon

Holic Posts

Follow by Email

Why to Choose PSHolic?

PSholic terbagi menjadi 3 bagian penting yang harus bisa dieksplor secara keseluruhan dan bukan bagian perbagian. Photoshop Pemula... Photoshop Menengah... Photoshop Mahir... Enjoy!
Copyright © Belajar Photoshop | Designed by Templateism.com