Sunday, July 1, 2018

Hanacaraka Dasar

Share & Comment
Sugeng papandihan. Kulo teng mriki bade ngandara'ake tata cara panulisan Pasangan Aksara Jawa Hanacaraka, (Aq jane dudu wong Jawa, jal, piye iki?)

Wow.. Hell yeah wow.. ada sesuatu yang baru rupanya. Benar sekali. Kali ini -untuk sementara waktu psholic akan mengisi hari-harinya dengan beberapa postingan yang berbau tradisional namun teramat penting. Hanacaraka.

Pengetahuan kami yang masih sangat nihil ini terkalahkan tentunya oleh semangat juang dalam mempelajari bagaimana dan apa sebenarnya Aksara Jawa, Hanacaraka ini. Sebnagai orang yang bukan asli Jawa, tentunya banyak Agan/Sis akan menemui disana/i kekurangan dalam pembahasan atau bahkan penulisan Aksara Jawa dengan semestinya ini.

Mengapa psholic ngotot tetap ingin mengisi blognya dengan materi berat seperti ini? Simpel jawabnya. Karena gag ada yang mau! Tidak ada yang mau yang dimaksud di sini tentunya bukannya tidak ada yang mau membahas mengenai tema satu ini, namun tidak ada yang mau yang dimaksud adalah, tidak ada penutur asli Aksara Jawa Hanacaraka yang mau membahasnya dengan menggunakan pengantar Bahasa Indonesia.

Kami yang terlahir di Jakarta, katakanlah Betawi, anak Betawi, tentunya akan sangat asing dengan Aksara satu ini, karena kebanyakan kami menghabiskan masa kecil kami bersekolah dan hanya diperkenalkan pada Aksara Latin dan Aksara Arab sahaja, tanpa pengetahuan sepeserpun mengenai Aksara Jawa.

Sudahlah tidak perlu belibet berpanjang kata, langsung saja kita masuk pada pembahasan yang sudah ditunggu-tunggu sejak zaman kuda gigit besi ini. Okay!


Makna Hanacaraka


Kami tidak akan membahas atau dengan songongnya mengajari Agan/Sis yang bersala dari Jawa akan bahasa Jawa, namun kami di sini hanya sedikit sharing mengenai bagaimana menulis Aksara Jawa, jadi blog ini bukanlah tempat tutur-tutur bahasa Jawa, hanya Aksaranya saja. Mohon dimengerti karena nantinya, sampel-sampel yang ada pun, tidak menggunakan Bahasa Jawa, melainkan Bahasa Indonesia yang standar, yang semua bisa mengerti.

Terdapat 7 kapujanggan dalam memahami tiap kata yang bisa dipahami manakala orang Jawa bertutur (inipun sekedar pengetahuan, tidak perlu dianggap serius bagi yang tidak ingin tahu) yakni ; Awam,. Sanepan, Pasemon, Pralampito, Pratondho, Pralamban dan Lulungidan. Dan untuk makna Hanacaraka yang kita lihat berikut ini adalah makna lapis pertama atau makna ketoprakan, makna paling kasar, paling dasar.

Hanacaraka = ada utusan,
Datasawala = saling berselisih
Padajayanya = sama saktinya
Magabathanga = mati semuanya

Untuk makna selain Awam nya, silahkan googling sendiri, monggo.


Aksara Hanacaraka Dasar

Terdapat 20 Aksara Hanacaraka Dasar seperti yang bisa kita lihat pada gambar di bawah..




Contoh dari penulisan Aksara Jawa Hanacara Dasar :




Lihat videonya jika ingin lebih jelas lagi..


Tags: , , , , ,

Written by

Hanya menjalani lakon yang diberikan Sang Penguasa Semesta. Semoga apa yang ditulis di sini bisa sedikitnya memberikan manfaat tuk kita semua.

A single dot with a single line that inspires feelings, love and cares, emotions, and statements. Kudos!

0 comments:

Post a Comment

Kamu tetap produktif dan kreatif bahkan dalam keadaan stress sekalipun?

 

Photoshop Icon

Holic Posts

Follow by Email

Why to Choose PSHolic?

PSholic terbagi menjadi 3 bagian penting yang harus bisa dieksplor secara keseluruhan dan bukan bagian perbagian. Photoshop Pemula... Photoshop Menengah... Photoshop Mahir... Enjoy!
Copyright © Belajar Photoshop | Designed by Templateism.com