Wednesday, October 3, 2018

Digital Painting - Pink Stiletto Heel

Share & Comment
Selamat pagi semua, salam sejahtera tuk kita semua. Kembali kali ini kita berjumpa dalam pembahasan seputar Digital Painting, terutama pada spesifikasi menggambar dengan hanya menggunakan mouse sebagai alat tempurnya.

Gambar di samping merupakan hasil revisi dari versi aslinya yang setelah mendapat penerawangan secara mendalam dan lalu kejatuhan wangsit untuk segera dipublikasikan tapi bercanda. Kidding om tante, jangan terlalu serius, awas, alih-alih seger setalah bercinta, nanti malah kena radang atau bahkan kanker otak jadinya, hehe..

Yupp.. memang benar adanya bahwa gambar tersebut merupakan hasil revisi, kenapa? Karena pada awalnya tidaklah seperti itu. Terdapat kesalahan fatal pada gambar pertama, yang sayangnya tidak terdeteksi selama recording hingga naik tayang dalam bentuk video dan tidak terselamatkan, artinya, kesalahan tersebut tetap terekam dalam video tersebut dan tersimpan hingga akhir zaman tergantung pada bagaimana Alloh swt menghendaki nantinya.


Digital Painting menggunakan Mouse

Mungkin Agan/Sis semua sudah mulai jenuh, bosan, jengah serta keluarga metal semrawut lainnya jika mendengar istilah barusan, menggambar menggunakan mouse. What's the point? Kan sudah ada tablet, sudah ada pen dan alat tempur mumpuni lainnya? Mengapa juga masih bertahan di era vintage dan hanya mengandalkan mouse? What's the point?

That's the point, brother! :p Oleh sebab itulah.. (mana sebabnya?).. (ya itu tadi, sudah ada tablet, pen dan sebagainya).. Oleh sebab itulah, maka akan selalu ada gerakan yang sulit move on.. wkwkwk.. gerakan yang selalu bertahan pada tradisi lama.. ahh ngeles ajje luh! Bilang ajja gak punya duit buat beli tablet dsb itu tadi, kan?! Wkwkwkwk.. yahh.. seperti itulah kawan. Tapi tak mengapa. Kita mengeksplor apa yang kita punya, itu tanda dari rasa syukur kita pula bukan. Mengingat dan menggunakan secara maksimal apa yang kita punya dan tidak membayang-bayangkan apa yang tidak kita punya. Cakep!

Kembali pada menggambar menggunakan mouse yang berkaitan dengan Pink Stiletto Heel kita kali ini. Sayangnya, gambar atau hasil pertama yang terekam dalam bentuk video dan juga .jpg pertama, yang merupakan gambar yang salah, tidak lagi kami simpan alias sudah dibumi-hanguskan dalam keranjang sampah di lepi kami. Dimana sebenarnya letak kesalahan tersebut? Jika Agan/Sis ada waktu yang sedikit agak luang, mungkin bisa melihatnya dalam bentuk video pada link di bawah, di sana masih terlihat kesalahan yang kami maksud tersebut. Let say, disoriented functional behavior! :p


Refleksi Gambar

Sub thema kita kali ini merupakan hal yang sedikit agak tricky jika berkenaan dengan menggambar langsung terutama jika hanya menggunakan mouse. Aslinya, maksud kami, foto ragerensi yang kami gunakan ini, yakni Stiletto Heel ini, tanpa refleksi (bukan pijat refleksi apalagi pijat plus-plus ya kawan, red.) pada bagian bawah, bagian yang bersinggungan langsung dengan lantai. Karena gambar ini diambil dari situs jual-beli di luar sana, yang biasanya foto-foto produk yang dipamerkan di etalase-etalase mereka memanglah tanpa refleksi, karena lebih simple dan tentunya tidak membuang banyak waktu dalam pembuatannya dan memang hanya itu yang dibutuhkan untuk menarik mata pembeli.

Foto referensi tersebut tanpa bayangan yang terpantul di lantai. Begitu kira-kira agar lebih jelasnya. Jadi, tanpa refleksi pada bagian bawah atau alas heel tersebut. Kami pilih foto tersebut sebagai referensi pembelajaran kami di psholic ini dengan menambahkan beberapa elemen seperti background dan juga lantai yang tentunya untuk memperlihatkan licin tidaknya lantai tersebut, kami membutuhkan refleksi sepatu yang terpantul dilantai tersebut. Lalu terjadilah kesalahan tersebut.

Tricky? Mengapa demikian? Mungkin untuk beberapa kalangan atawa sebut saja para master gambar, ini tidaklah serumit apa yang kita bayangkan, namun kami di sini mengambil perspektif noobie, para penggambar rookie yang baru berkenalan dengan dunia gambar digital. Di sini permasalahannya. Jika kita menggunakan Photoshop dan ingin membuat refleksi atau pantulan atay bayangan image yang jatuh pada obyek lain, tentu dengan mudah Photoshop akan membantu kita dengan mengcopy image yang kita inginkan terdapat bayangannya, lalu tekan Ctrl+T, balik atau atur bayangan sesuai keinginan kita dan #BOOM! Jadi.

Namun tidak semudah itu ternyata jika kita berurusan dengan gambar yang memiliki curve yang tidak terlalu simpel. Maksudnya adalah.. misal kita ingin membuat refleksi Kubus yang simpel, kita copy lalu Ctrl+T atau masuk ke menu Edit, lalu sesuaikan, selesai. Karena kubus tidak memiliki countur yang rumit. Ambil contoh lainnya.. Vas bunga di meja. Ini masih agak simpel, masih mirip-mirip dengan kubus tadi. Lalu beranjak pada sampel lainnya, motor, mobil di dealer, kucing melangkah di lantai marmer dsb.. nah itu mulai agak tricky dalam menghandlenya.

Sampai sini Agan/Sis sudah mulai bisa membayangkan seperti apa tricky yang kami maksud?


Pink Stiletto Heel ...
Dijual murah.. hanya seharga $1200 saja kawan, ayo siapa yang berminat? Kekekek..


Refleksi pada gambar di atas, bayangan bagian depan heel yang terletak tepat di tengah itu merupakan hasil revisi setelah proses penggambaran yang sayangnya tidak terekam dalam video, karena senyatanya video telah selesai di render, hasil sudah ada, lalu baru terlihat adanya kejanggalan pada hasilnya, kami perbaiki dan #BAM.. seperti itulah hasil akhirnya.



Mungkin sebaiknya Agan/Sis agar tidak ikutan mengalami disoriented functional behavior tadi itu, silahkan lihat terlebih dulu hasil rekaman dimana kesalahan penempatan bayangan, atau bahkan bentuk bayangan yang kami maksud dan nyatanya salah tersebut pada video berikut, jika sudah selesai menonton, silahkan utarakan apa pendapat Agan/Sis semua terutama setelah dibandingkan dengan hasil akhir yang merupakan hasil revisi pada gambar di blog ini di postingan ini. Matur sembah suwun. Hatur tengkyu. Ciao!



Tags: , , , , , ,

Written by

Hanya menjalani lakon yang diberikan Sang Penguasa Semesta. Semoga apa yang ditulis di sini bisa sedikitnya memberikan manfaat tuk kita semua.

A single dot with a single line that inspires feelings, love and cares, emotions, and statements. Kudos!

0 comments:

Post a Comment

Kamu tetap produktif dan kreatif bahkan dalam keadaan stress sekalipun?

 

Photoshop Icon

Holic Posts

Follow by Email

Why to Choose PSHolic?

PSholic terbagi menjadi 3 bagian penting yang harus bisa dieksplor secara keseluruhan dan bukan bagian perbagian. Photoshop Pemula... Photoshop Menengah... Photoshop Mahir... Enjoy!
Copyright © Belajar Photoshop | Designed by Templateism.com